Lifestyle / Komunitas
Selasa, 03 Maret 2026 | 15:45 WIB
Ilustrasi kilang minyak. (Generated by AI)
Baca 10 detik
  • Kilang minyak Saudi Aramco di Ras Tanura diserang drone dan rudal.
  • Saudi Aramco merupakan produsen minyak harian terbesar milik Pemerintah Arab Saudi.
  • Mayoritas saham dikelola Public Investment Fund dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Suara.com - Kilang minyak milik Saudi Aramco di Ras Tanura dilaporkan menjadi sasaran serangan drone dan rudal pada Senin (2/3/2026).

Serangan drone dan rudal ke Saudi Aramco tersebut dikaitkan dengan ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran.

Ras Tanura sendiri bukan sekadar kilang minyak biasa, kilang Ras Tanura salah satu jantung pemrosesan minyak mentah terbesar di dunia.

Lantas, seberapa besar sebenarnya Saudi Aramco dan siapa sosok di balik kepemilikan perusahaan yang disebut-sebut lebih tajir dari Apple ini?

Mengenal Saudi Aramco

Saudi Aramco yang merupakan singkatan dari Saudi Arabian Oil Company adalah perusahaan minyak dan gas terintegrasi milik pemerintah Arab Saudi.

Perusahaan ini memegang predikat sebagai produsen minyak harian terbesar di dunia dan pemilik cadangan minyak mentah terbukti terbesar, mencapai lebih dari 270 miliar barel.

Ilustrasi pengeboman kilang minyak. [Istimewa]

Berpusat di Dhahran, Aramco mengoperasikan seluruh rantai bisnis migas, antara lain:

  • Upstream: Eksplorasi dan produksi minyak mentah di lebih dari 100 ladang minyak dan gas.
  • Downstream: Penyulingan, distribusi, hingga pengolahan petrokimia.
  • Master Gas System: Jaringan hidrokarbon tunggal terbesar di dunia.

Pada tahun 2024 saja, produksi total minyak Aramco mencapai 12,7 juta barel per hari.

Skala ini menjadikan Aramco sebagai tulang punggung ekonomi Arab Saudi sekaligus penentu harga energi global.

Baca Juga: 5 Rekomendasi TWS Baterai Tahan Lama 2026, Ada yang Awet 56 Jam

Siapa Pemilik Saudi Aramco?

Meski namanya sering berseliweran di bursa saham, Saudi Aramco bukanlah perusahaan swasta murni.

Mayoritas sahamnya, yakni lebih dari 80 persen dikuasai langsung oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Keuangan dan Public Investment Fund (PIF) atau dana abadi negara. Berikut detail kepemilikannya:

  • Pemerintah Arab Saudi: Sebagai pemegang kendali penuh dan pengambil kebijakan strategis.
  • Public Investment Fund (PIF): Dana investasi yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).
  • Publik: Sekitar 1,5 hingga 2 persen saham Aramco dilepas ke masyarakat umum melalui Initial Public Offering (IPO) terbesar dalam sejarah di bursa Tadawul, Riyadh, pada tahun 2019.

Saat ini, operasional raksasa migas ini dipimpin oleh Amin H. Nasser sebagai Presiden dan CEO dan Yasir Othman Al-Rumayyan sebagai Chairman.

Sejarah Singkat Saudi Aramco

Perlu diketahui, perusahaan ini bermula pada 29 Mei 1933 lewat perjanjian antara pemerintah Saudi dengan Standard Oil of California (Chevron) asal Amerika Serikat.

Awalnya perusahaan ini bernama California-Arabian Standard Oil Company (CASOC), produksi komersial pertamanya dimulai pada 1938.

Nama "Aramco" sendiri merupakan singkatan dari Arabian-American Oil Company.

Load More