Bola / Bola Indonesia
Selasa, 03 Maret 2026 | 19:14 WIB
PSSI resmi menetapkan Jawa Timur sebagai lokasi penyelenggaraan Piala AFF U-17. Turnamen kelompok umur paling bergengsi di Asia Tenggara itu dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026. [Antara JatimUmarul Faruq]
Baca 10 detik
  • PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U-17 yang akan diselenggarakan pada akhir April 2026.
  • Pertandingan akan terpusat di Sidoarjo dan Gresik, menggunakan Stadion Gelora Delta dan Gelora Joko Samudro sebagai venue utama.
  • Kalimantan Timur gugur karena masalah infrastruktur pencahayaan stadion yang tidak memenuhi standar minimum internasional AFF.

Suara.com - PSSI resmi menetapkan Jawa Timur sebagai lokasi penyelenggaraan Piala AFF U-17. Turnamen kelompok umur paling bergengsi di Asia Tenggara itu dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah kandidat tuan rumah. Dari hasil penilaian teknis, Jawa Timur dinilai paling siap dari sisi infrastruktur untuk menggelar ajang internasional dalam waktu dekat.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan bahwa pertandingan akan dipusatkan di dua wilayah bertetangga, yakni Sidoarjo dan Gresik.

Dua stadion yang dipilih sebagai venue adalah Stadion Gelora Delta dan Stadion Gelora Joko Samudro.

"Pertandingan akan difokuskan di Stadion Gelora Joko Samudro dan Stadion Gelora Delta," kata Yunus Nusi dilansir dari Antara.

Sebelumnya, PSSI juga mempertimbangkan Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai calon tuan rumah. Sejumlah stadion seperti Stadion Batakan, Stadion Segiri, dan Stadion Palaran sempat masuk dalam daftar evaluasi.

Namun, hasil inspeksi teknis menunjukkan fasilitas di Kaltim belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan oleh federasi regional maupun Asia.

Salah satu kendala utama terletak pada infrastruktur penunjang laga malam hari.

"Masalah utama ada pada pencahayaan. Khusus di Stadion Segiri, daya lampu stadion hanya sekitar 900 lux, sementara standar minimum untuk pertandingan internasional AFF adalah 1.200 lux," jelasnya.

Baca Juga: Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax

Keterbatasan pencahayaan menjadi faktor krusial, terutama untuk pertandingan yang disiarkan secara internasional.

Sementara itu, proses peningkatan kapasitas lampu stadion memerlukan waktu yang tidak singkat, sedangkan PSSI dikejar tenggat dari AFC untuk memastikan lokasi penyelenggaraan.

Penetapan venue juga berkaitan dengan agenda pengundian fase grup yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Maret 2026.

Kepastian lokasi menjadi syarat penting sebelum proses drawing dilakukan.

Meski batal menjadi tuan rumah tahun ini, peluang Kaltim belum sepenuhnya tertutup. PSSI tetap membuka opsi di masa mendatang jika pembenahan fasilitas sudah rampung.

"Secara teknis, Stadion Batakan sebenarnya sudah sangat baik dan tidak ada masalah. Namun, Stadion Palaran masih memerlukan perbaikan teknis yang signifikan, terutama pada area ujung lapangan," imbuh Yunus Nusi.

Load More