-
Emil Audero memastikan ruang ganti Cremonese tetap kondusif meski kalah dari AC Milan kemarin.
-
Cremonese mencatatkan tren buruk tanpa kemenangan dalam tiga belas laga terakhir di Liga Italia.
-
Kiper Timnas Indonesia optimis Cremonese mampu bertahan di kasta tertinggi berkat kualitas yang ada.
Suara.com - Penjaga gawang utama Timnas Indonesia yang kini berkarier di Italia, Emil Audero, akhirnya angkat bicara.
Ia memaparkan situasi terkini internal timnya setelah menderita kekalahan menyakitkan dari raksasa AC Milan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini tersebut berakhir dengan skor 0-2 untuk tim tamu.
Kekalahan ini menambah beban berat bagi I Grigiorossi dalam persaingan ketat di kasta tertinggi Liga Italia.
Dua gol telat yang tercipta di pengujung laga membuat mental bertanding tim sempat dipertanyakan oleh publik.
Strahinja Pavlovic memecah kebuntuan pada menit ke-89 sebelum akhirnya Rafael Leao mengunci kemenangan di masa injury time.
Hasil minor pada hari Minggu malam tersebut memaksa Emil Audero harus kembali memungut bola dari gawangnya.
Meskipun hasil akhir sangat mengecewakan, sang kiper menegaskan bahwa mentalitas rekan setimnya tetap terjaga kuat.
Tidak ada perpecahan atau konflik internal yang terjadi di dalam ruang ganti pemain saat ini.
Baca Juga: 6 Bek Paling Subur Gol di Super League, Naturalisasi Timnas Indonesia Masuk Daftar
Emil menekankan bahwa visi seluruh penggawa tim masih selaras untuk membawa klub keluar dari keterpurukan.
“Kami sudah saling berbicara dan semua memiliki keinginan untuk bangkit. Kami tidak membuat drama,” kata Emil Audero.
Pernyataan ini seolah menepis spekulasi adanya ketidakharmonisan akibat rentetan hasil yang tidak memuaskan musim ini.
Cremonese kini memang sedang berada dalam pusaran tren negatif yang cukup mengkhawatirkan para pendukung setianya.
Skuad asuhan Davide Nicola tercatat belum pernah meraih poin penuh dalam tiga belas pertandingan terakhir mereka.
Rincian statistik menunjukkan tim ini hanya meraih empat kali imbang dan menelan sembilan kekalahan pahit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
Terkini
-
Dimas Wicaksono atau Dimas Adi? Kesalahan yang Bisa Berakibat Fatal buat Timnas U-19
-
Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan
-
Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans
-
Bintang Tumbang Jelang Piala Dunia 2026: Daftar Pemain Kunci yang Dihantam Cedera
-
Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun