- Kevin Diks, bek Timnas Indonesia, menjadi pencetak gol Asia terbanyak di Bundesliga musim ini dengan empat gol.
- Diks bergabung dengan Borussia Monchengladbach secara gratis dari FC Copenhagen pada bursa transfer musim panas 2025/2026.
- Seluruh empat gol Diks di liga musim ini dicetak melalui tendangan penalti yang menunjukkan efektivitasnya sebagai eksekutor.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks sedang menikmati momen istimewa di level tertinggi sepak bola Jerman, Bundesliga.
Meski berposisi sebagai pemain bertahan, Kevin Diks justru mencatatkan torehan gol yang jarang terjadi untuk seorang bek asal Asia.
Data statistik menunjukkan bahwa pemain keturunan Maluku kini menjadi pemain Asia dengan jumlah gol terbanyak di Bundesliga musim ini.
Catatan tersebut membuatnya melampaui produktivitas penyerang Timnas Jepang, Ritsu Doan. Hingga pekan ke-24, Diks telah mengoleksi empat gol di kompetisi liga.
Perjalanan Diks di Jerman dimulai pada bursa transfer musim panas 2025/2026, ketika Borussia Monchengladbach merekrutnya secara gratis dari FC Copenhagen.
Walau datang tanpa biaya transfer, pemain berusia 28 tahun itu langsung mendapat tempat utama di lini belakang Die Fohlen.
Kepercayaan tersebut dibayar dengan konsistensi. Diks sudah tampil dalam 21 pertandingan Bundesliga serta tiga laga di ajang DFB Pokal.
Performanya ikut membantu memperkuat stabilitas pertahanan tim, terutama setelah Monchengladbach sempat mengalami periode sulit di awal musim.
Menariknya, seluruh gol Diks musim ini lahir dari titik penalti. Ketajamannya sebagai eksekutor menjadi nilai tambah, meskipun tugas utamanya adalah mengawal area pertahanan.
Baca Juga: Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
Salah satu momen paling berkesan terjadi saat Monchengladbach menghadapi Union Berlin, di mana golnya menjadi penentu kemenangan tim.
Berdasarkan catatan yang dirilis Goalpost Asia, Diks unggul secara efisiensi dibanding Doan.
Jika Ritsu Doan membutuhkan 24 pertandingan untuk mengumpulkan empat gol, Diks mencapainya dengan jumlah laga yang lebih sedikit, padahal ia bukan penyerang murni.
Selain Doan, Diks juga berada di atas pemain Jepang lain, Yuito Suzuki dari SC Freiburg yang baru mencetak tiga gol dari 19 laga.
Statistik ini menegaskan bahwa kontribusi Diks di Bundesliga bukan sekadar bertahan, tetapi juga memberi dampak nyata di papan skor lewat eksekusi penaltinya yang tenang.
Berita Terkait
-
Pundit Jerman: Kevin Diks Kapten Masa Depan Borussia Monchengladbach
-
Gemilang di Eropa! 2 Pemain Timnas Indonesia Masuk Tim Terbaik Liga Masing-masing
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?
-
Aksi Dingin Kevin Diks Eksekusi Penalti Akhiri Tren Buruk Gladbach di Bundesliga
-
Pelatih Gladbach Puji Habis-habisan Kevin Diks
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Menanti Aksi Ahmad Mujadid dan Nazriel Alvaro, Senjata Baru Nova Arianto di Piala AFF U-20
-
Ole Romeny Dapat Partner Klik di Timnas Indonesia Nih, Tapi Belum Dinaturalisasi
-
Daftar Kiper Terbaik dengan Rekor Clean Sheet Terbanyak di Super League 2025-2026
-
Beda Nasib! Emil Audero Dipuji Setinggi Langit, Maarten Paes Si Pembuat Masalah
-
Emil Audero Bongkar Ruang Ganti Cremonese Usai Dibantai AC Milan
-
Kevin Diks Menggila di Bundesliga Lewat Rekor Baru Lampaui Striker Jepang Ritsu Doan
-
Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Rilis, Timnas Indonesia Bisa Masuk Grup Neraka Karena Huni Pot 4
-
Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini
-
6 Bek Paling Subur Gol di Super League, Naturalisasi Timnas Indonesia Masuk Daftar
-
Diimbangi Borneo FC, Pelatih Persija Bingung Pemainnya Tidak Fokus ketika Unggul