Bola / Liga Italia
Rabu, 04 Maret 2026 | 10:35 WIB
Senyum bahagia bek Sassuolo, Jay Idzes. (Instagram/@sassuolocalcio)
Baca 10 detik
  • Emil Audero tampil sentral sebagai kiper utama Cremonese dengan 99 penyelamatan dalam 23 laga Serie A.
  • Jay Idzes menjadi bek andalan Sassuolo, membukukan 140 clearance dan 21 tekel sukses sejauh ini.
  • Kedua pemain Indonesia ini menunjukkan kemampuan bersaing dan sulit tergantikan di liga sepak bola kasta tertinggi Italia.

Suara.com - Sorotan publik Tanah Air kini tertuju ke Italia. Bukan hanya ke Timnas Indonesia, tetapi juga kiprah dua pemainnya di Serie A. Nama Emil Audero dan Jay Idzes tampil menonjol bersama klub masing-masing.

Di tengah kerasnya persaingan liga, keduanya justru sulit tergeser. Emil Audero menjadi figur sentral di bawah mistar Cremonese musim ini. Hingga pekan ke-27, ia mencatat 99 penyelamatan dari 23 laga menurut WhoScored.

Catatan itu menjadikannya kiper dengan save terbanyak di Serie A sementara. Ia unggul tipis atas Arijanet Muric yang mengoleksi 97 penyelamatan.

Meski Cremonese kalah 0-3 dari AS Roma dan 0-2 dari AC Milan, Audero tetap tampil heroik. Saat melawan Roma, ia membuat dua penyelamatan krusial. Kontra Milan, ia mencatat empat save termasuk dari jarak dekat.

Total kebobolan Cremonese memang 38 gol, namun masih lebih baik dari Torino yang sudah 47 kali. Peran Audero jelas bukan sekadar pelengkap di tim papan bawah.

Di sisi lain, Jay Idzes menjadi tembok kokoh Sassuolo musim ini. Dari 27 laga, ia tampil 26 kali sejak debut 29 Agustus 2025. Data FootMob mencatat 140 clearance, 21 tekel sukses, dan 34 intersep atas namanya.

Sassuolo pun baru kebobolan 36 gol dan kini bertengger di peringkat sembilan.

Statistik gila ini menegaskan Audero dan Idzes bukan hanya andalan klub, tetapi juga simbol bahwa pemain Indonesia mampu bersaing dan sulit digeser di panggung elite Italia.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Baca Juga: Kevin Diks Tembus Team of the Week Bundesliga Sejajar Harry Kane

Load More