- John Herdman kemungkinan besar akan memasang Calvin Verdonk sebagai pengganti Thom Haye yang absen karena sanksi di FIFA Series 2026.
- Strategi ini mengadopsi eksperimen Patrick Kluivert yang pernah sukses memainkan Verdonk sebagai gelandang bertahan saat melawan Lebanon dan Irak.
- Pengamat sepak bola Bung Harpa menilai Verdonk sangat nyaman bermain di posisi tersebut dan memiliki performa bagus di Liga Prancis sebagai modal utama.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya sudah mengantongi solusi jitu untuk mengatasi krisis lini tengah skuad Garuda jelang FIFA Series 2026.
Absennya Thom Haye akibat sanksi larangan bertanding dalam empat laga menjadi pukulan telak bagi persiapan debut pelatih asal Inggris tersebut.
Kehilangan sosok jenderal lapangan tengah yang juga bersinar bersama Persib Bandung itu memaksa tim pelatih memutar otak lebih keras.
Namun, jawaban atas masalah tersebut ternyata datang dari warisan taktik yang pernah ditinggalkan oleh pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert.
Pengamat sepak bola nasional, Bung Harpa, meyakini bahwa John Herdman akan menunjuk Calvin Verdonk untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Haye.
Opsi pergeseran posisi ini didasari oleh eksperimen sukses yang pernah dilakukan Patrick Kluivert saat masih menukangi Timnas Indonesia.
"Ada beberapa alternatif yang bisa menggantikan peran dia, yang pertama kalau menurut gua adalah Calvin Verdonk," ujar Bung Harpa dalam analisisnya.
Kluivert tercatat pernah memasang Verdonk sebagai gelandang bertahan atau Defensive Midfielder (DM) dalam laga krusial melawan Lebanon dan Irak.
Hasil eksperimen tersebut terbukti positif karena Verdonk terlihat sangat nyaman dan mampu menjaga keseimbangan permainan dari lini tengah.
Baca Juga: Kevin Diks Tembus Team of the Week Bundesliga Sejajar Harry Kane
"Sejak dia dicoba sebagai DM di pertandingan melawan Lebanon di eranya Patrick Kluivert, kelihatan dia sangat nyaman sekali," tambah Bung Harpa.
Kenyamanan dan ketenangan Verdonk saat menguasai bola di posisi tersebut menjadi indikator kuat bahwa strategi ini layak untuk diteruskan.
"Pas lawan Irak pun dia sangat nyaman sebagai DM dan itu tidak menutup kemungkinan akan kembali dilakukan oleh John Herdman," lanjutnya.
Performa impresif Calvin Verdonk yang kini tengah merumput di Liga Prancis juga menjadi nilai tambah untuk mengemban tanggung jawab besar tersebut.
John Herdman diprediksi tidak akan ragu mengadopsi taktik warisan Kluivert demi menjaga stabilitas tim di tengah absennya pilar utama.
Langkah taktis ini diharapkan mampu menjaga daya saing Timnas Indonesia saat menghadapi lawan-lawan tangguh di FIFA Series mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?
-
Statistik Gila Penggawa Timnas Indonesia di Italia, Jay Idzes dan Emil Audero Susah Digeser
-
John Herdman Terancam Tanpa Striker Rp1,3 Miliar di FIFA Series 2026
-
Kevin Diks Tembus Team of the Week Bundesliga Sejajar Harry Kane
-
Awas Babak Belur! Ini Tim Raksasa yang Bisa Hajar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Kevin Diks Jadi Pemain Asia Paling Produktif Cetak Gol di Bundesliga Jerman
-
Menanti Aksi Ahmad Mujadid dan Nazriel Alvaro, Senjata Baru Nova Arianto di Piala AFF U-20
-
Ole Romeny Dapat Partner Klik di Timnas Indonesia Nih, Tapi Belum Dinaturalisasi
-
Daftar Kiper Terbaik dengan Rekor Clean Sheet Terbanyak di Super League 2025-2026