-
Semen Padang FC resmi memecat Dejan Antonic setelah hasil imbang melawan PSIM Yogyakarta.
-
Andre Rosiade menegaskan pergantian pelatih dilakukan demi memperbaiki performa tim yang sedang menurun.
-
Pihak manajemen segera mencari pelatih baru untuk menakhodai tim menghadapi laga kontra PSBS Biak.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari ranah Minang setelah manajemen Semen Padang FC resmi mengakhiri masa kerja pelatih kepala mereka.
Keputusan besar ini diambil sesaat setelah tim berjuluk Kabau Sirah tersebut hanya mampu bermain imbang melawan PSIM Yogyakarta.
Pertandingan pekan ke-24 yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim tersebut menjadi laga terakhir bagi sang arsitek asal Serbia.
Manajemen klub menyampaikan pengumuman perpisahan ini secara terbuka melalui kanal komunikasi resmi media sosial mereka pada hari Kamis.
Langkah tegas ini merupakan buntut dari rangkaian penilaian mendalam terhadap pencapaian teknis tim dalam beberapa laga terakhir.
"Thanks Coach Dejan Antonic. All the best, Coach! Keep doing great things," tulis manajemen melalui unggahan akun resmi klub tersebut.
Pernyataan tersebut menandai berakhirnya era kepemimpinan Dejan di bangku cadangan tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut.
Andre Rosiade selaku penasihat klub tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas hasil seri yang diraih saat menjamu tim tamu.
Politisi yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut melihat adanya kebutuhan mendesak untuk merombak struktur kepelatihan.
Baca Juga: Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
Ia menegaskan bahwa performa tim saat melawan PSIM tidak sesuai dengan ekspektasi besar yang dibebankan kepada skuad.
"Untuk itu manajemen memutuskan melakukan pergantian pelatih demi perbaikan dan peningkatan performa tim ke depannya," kata Andre Rosiade.
Pihak manajemen saat ini tengah bergerak cepat untuk mencari sosok pengganti yang tepat guna memimpin perjalanan klub selanjutnya.
Meski kursi pelatih sedang kosong, identitas pelatih baru masih dirahasiakan dan akan segera diumumkan dalam waktu dekat ini.
Publik sepak bola Padang kini tengah menanti-nanti siapa sosok yang akan dipercaya menjadi nakhoda baru bagi tim Kabau Sirah.
Fokus utama manajemen saat ini adalah mengembalikan stabilitas internal tim agar mental para pemain tidak merosot pasca perpisahan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan