- PSIM Yogyakarta mengalahkan PSBS Biak 4-2 di Sleman, mengakhiri lima laga tanpa kemenangan dalam Super League 2025/2026.
- Pelatih Jean-Paul van Gastel menekankan perlunya peningkatan efisiensi untuk memenangkan laga lebih mudah.
- Kemenangan ini membawa PSIM naik ke posisi keenam klasemen sementara dengan total 36 poin.
Suara.com - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, masih menyimpan sejumlah catatan evaluasi meski timnya baru saja kembali meraih kemenangan setelah lima pertandingan sebelumnya tanpa hasil maksimal.
Laskar Mataram memetik tiga poin pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 usai menaklukkan PSBS Biak dengan skor 4-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat.
“Kami harus melakukan lebih baik untuk membuat pertandingan agar bisa dimenangkan dengan lebih mudah. Ini memakan terlalu banyak energi tidak perlu untuk memenangkan laga,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM, Sabtu.
PSIM membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui sundulan Franco Ramos Mingo yang memanfaatkan umpan Ezequiel Vidal. Namun, tuan rumah menyamakan skor lewat Eduardo Barbosa pada menit ke-36.
Van Gastel menilai penguasaan bola timnya kurang optimal di babak pertama. Ia pun meminta perbaikan selepas turun minum. Hasilnya terlihat pada babak kedua ketika PSIM tampil lebih solid dan mencetak dua gol dalam rentang lima menit, masing-masing lewat gol kedua Ramos Mingo pada menit ke-64 dan Ze Valente pada menit ke-69.
Memasuki 10 menit akhir pertandingan, PSIM sempat kehilangan fokus. Ruyery Blanco memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 pada menit ke-82 setelah membobol gawang Cahya Supriadi.
Saat laga kembali berlangsung ketat, PSIM akhirnya memastikan kemenangan melalui gol kedua Ze Valente pada menit ke-89.
“Di babak kedua kami berbicara tentang apa telah kami lakukan selama 22 pertandingan. Saya pikir di babak kedua dalam penguasaan bola kami sudah bermain cukup baik,” ucap Van Gastel.
Tambahan tiga poin membuat PSIM kembali menempati peringkat keenam dengan 36 poin. Mereka terpaut dua poin dari Persebaya Surabaya di posisi kelima serta unggul satu poin atas Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang berada di bawahnya.
Baca Juga: Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
Pada pertandingan berikutnya, PSIM akan bertandang ke markas Semen Padang pada Rabu (4/3/2026) pukul 21.00 WIB. Setelah itu, mereka dijadwalkan menjamu Persija Jepara sepekan kemudian untuk menutup rangkaian laga bulan Ramadhan.
“Mengenai waktu persiapan yang singkat untuk pertandingan berikutnya, Anda benar. Jika melihat program liga ini, jadwalnya tidak konsisten. Kadang ada jarak sembilan hari, sepuluh hari, atau tujuh hari. Lalu tiba-tiba jadwal menjadi sangat padat,” ungkap Van Gastel.
Pelatih asal Belanda tersebut juga menilai jadwal yang tidak konsisten menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa.
“Saya memang tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi bayangkan jika Anda berpuasa, sementara Anda harus tetap bertanding dan berlatih dengan intensitas tinggi. Bagi seorang atlet, sangat sulit untuk bisa tampil maksimal dalam kondisi seperti itu,” pungkas Van Gastel.
(Antara)
Berita Terkait
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?
-
Bangkit dari Tiga Kekalahan, Bali United Bidik Tiga Poin Kontra PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Batal Akibat Perang AS-Iran?
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026