- Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari, mencatatkan penampilan ke-100 melawan Persib Bandung pada 2 Maret 2026.
- Ernando Ari menyatakan kebahagiaan dan rasa syukurnya atas pencapaian istimewa bersama Persebaya ini.
- Ambisi utama Ernando adalah mewujudkan mimpi membawa Persebaya Surabaya meraih gelar juara liga domestik.
Suara.com - Pencapaian istimewa baru saja diukir oleh penjaga gawang andalan Persebaya Surabaya, Ernando Ari.
Laga kontra Persib Bandung pada Senin (2/3/2026) lalu menjadi penampilannya yang ke-100 bersama skuad Bajul Ijo.
Di tengah momen bersejarah ini, sang kiper secara terbuka mengungkapkan satu mimpi besar yang ingin ia wujudkan.
Bagi Kiper berlabel Timnas Indonesia ini, mencapai angka 100 penampilan adalah sebuah kebanggaan yang luar biasa.
Ia sadar betul bahwa perjalanan untuk sampai ke titik ini tidaklah mudah dan membutuhkan kerja keras serta konsistensi.
"Saya sangat bahagia dan bangga bisa mencatatkan 100 penampilan bersama Persebaya. Ini bukan perjalanan yang singkat, dan saya sangat bersyukur bisa terus dipercaya serta membantu tim sejauh ini,” ungkap Ernando Ari dikutip dari laman resmi klub.
Namun di balik kebanggaannya, tersimpan sebuah ambisi yang lebih besar. Kiper yang memulai kariernya dari tim Elite Pro Academy (EPA) Persebaya ini tidak hanya ingin sekadar bermain, tetapi juga ingin mengukir prestasi tertinggi bersama klub yang telah membesarkan namanya.
"Target saya tentu ingin membawa Persebaya menjadi juara. Secara pribadi, ambisi saya adalah selalu tampil maksimal di setiap pertandingan," kata Ernando.
"Selain itu, memberikan kontribusi terbaik demi membawa Persebaya meraih gelar,” tambahnya.
Perjalanan Ernando memang menjadi cerminan dari sebuah dedikasi. Ditempa sejak level usia muda, ia melakoni debut profesionalnya pada musim 2021-2022 dan sejak saat itu posisinya di bawah mistar gawang Persebaya nyaris tak tergantikan.
Konsistensinya di level klub juga yang mengantarkannya menjadi salah satu pilar di Timnas Indonesia dengan koleksi 15 caps.
Berita Terkait
-
Nova Arianto Ungkap Kriteria Pemain yang Dicari untuk Timnas Indonesia U-20
-
Nova Arianto Samakan Filosofi Timnas Indonesia U-20 dengan Timnas Senior
-
Comeback Dramatis, Pelatih Persik Kediri: Kami Benar-benar Butuh Kemenangan Ini
-
Kode-kode Tristan Gooijer ke Timnas Indonesia, Jadi Proyek Naturalisasi Pertama John Herdman?
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Nova Arianto Ungkap Kriteria Pemain yang Dicari untuk Timnas Indonesia U-20
-
Nova Arianto Samakan Filosofi Timnas Indonesia U-20 dengan Timnas Senior
-
CAS Ringankan Sanksi 7 Pemain Kasus Naturalisasi Timnas Malaysia
-
Gelandang Bayern Munich Tebar Ancaman untuk Kevin Diks Cs
-
Comeback Dramatis, Pelatih Persik Kediri: Kami Benar-benar Butuh Kemenangan Ini
-
Kode-kode Tristan Gooijer ke Timnas Indonesia, Jadi Proyek Naturalisasi Pertama John Herdman?
-
Tottenham Hotspur Semakin Dekat dengan Zona Degradasi Usai Dipermalukan Crystal Palace
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Gennaro Gattuso Dianggap Juru Selamat untuk Italia Lolos ke Piala Dunia 2026