-
PSSI mengancam perpanjangan larangan suporter tandang musim depan akibat maraknya kerusuhan di liga.
-
Insiden terbaru bentrokan Persijap vs Persis Solo memicu evaluasi ketat terkait keamanan stadion.
-
Arya Sinulingga menegaskan keselamatan nyawa adalah prioritas utama dibandingkan sekadar mengizinkan suporter tandang.
Arya mengingatkan kembali esensi mendukung tim kesayangan yang seharusnya dilakukan dengan penuh kedamaian dan sportivitas tinggi.
Setiap orang yang datang ke stadion diharapkan bisa kembali ke rumah dalam keadaan selamat tanpa kekurangan apa pun.
"Ini tidak hanya satu. Ini menyangkut nyawa gitu. Kita berharap teman-teman suporter bisa ingat janji kita ketika masuk stadion itu bajunya putih, keluar juga bajunya putih, jangan ada warna lain yang membuat kita celaka," ucap Arya.
Persaingan emosional yang terjadi di lapangan tidak semestinya dibawa ke ranah kekerasan yang merugikan banyak pihak terkait.
Pertanyaan besar muncul mengenai alasan di balik ego sektoral suporter yang masih sering memicu konflik fisik berkepanjangan.
"Buat apa kita harus ada korban-korban lagi, emosi yang ada di situ terus, buat apa. Itu jadi pertanyaan kita juga. Maka dari itu, sampai sekarang kami tetap membuat larangan away," tegas Arya mengenai alasan aturan tersebut.
Saat ini, internal PSSI sedang melakukan kajian mendalam terkait regulasi suporter mengingat tensi pertandingan yang semakin memanas.
Paruh akhir musim kompetisi dianggap sebagai fase yang sangat krusial dan rawan terjadi gesekan antarkelompok pendukung fanatik.
"Sekarang kita sedang diskusi. Kenapa diskusi? Di PSSI kita sedang diskusi. Karena sekarang lagi menuju kondisi-kondisi yang rawan, kan ini menuju akhir musim. Jadi, ini kondisi rawan," ia menambahkan.
Baca Juga: Keributan Suporter Masih Terjadi di Liga Indonesia, PSSI Buka Opsi Perpanjang Larangan Away
Perebutan gelar juara dan upaya menghindari zona degradasi membuat setiap poin menjadi sangat sensitif bagi para suporter.
Fenomena pengejaran terhadap perangkat pertandingan dan perusakan fasilitas umum stadion menjadi catatan hitam yang disesalkan oleh federasi.
Arya menyayangkan sikap anarkis yang merusak infrastruktur, terutama di wilayah yang fasilitas olahraganya masih sangat terbatas dan minim.
"Ini yang kita harapkan, mudah-mudahan. Ini perangkat pertandingan dikejar-kejar, semua dikejar-kejar, infrastruktur stadion dirusak. Mereka tidak tahu di luar Pulau Jawa itu stadion saja tidak ada, sangat disayangkan punya stadion seperti itu," jelas Arya.
Pihak keamanan internal federasi kini tengah merumuskan skema yang lebih ketat untuk mengantisipasi gejolak di sisa jadwal liga.
Langkah ini juga mencakup pengawasan terhadap kompetisi di berbagai kasta, termasuk persaingan menuju promosi yang tak kalah sengit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?
-
Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Lempar Analogi Pistol Soal Persaingan Gelar
-
Tragedi Maut Renggut Eks Kiper Arsenal Alex Manninger, Sang Istri: Aku Hancur Kehilanganmu
-
Akui Joel Vinicius Berkualitas, Persib Bandung Tetap Pede Hadapi Arema FC
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
-
Real Madrid Diterpa Kabar Buruk, Arda Guler Absen hingga Akhir Musim
-
Ogah Segrup! Pelatih Thailand Akui Timnas Indonesia yang Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027
-
Cara Jay Idzes Menenangkan Diri Jika Melawan Pesepak Bola Top, Galak Banget!
-
Erling Haaland Bikin Panas Arsenal usai Man City Hajar Burnley: Kami di Puncak Klasemen!