-
PSSI mengecam tindakan rasisme yang menimpa pemain di Liga 1 dan kompetisi Asia.
-
Arya Sinulingga menyebut tindakan rasis suporter Indonesia aneh karena orang Asia sering didiskriminasi.
-
Federasi mendesak suporter untuk berhenti menulis komentar jahat demi menjaga sportivitas sepak bola.
Suara.com - Wajah dunia olahraga tanah air kembali ternoda oleh perilaku tidak terpuji dari kalangan oknum suporter.
Berbagai platform digital belakangan ini dipenuhi dengan caci maki bernada rasis yang menyasar para pesepak bola.
Fenomena memprihatinkan ini mendapatkan perhatian serius dari jajaran petinggi federasi sepak bola tertinggi di Indonesia PSSI.
Arya Sinulingga selaku Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI mengungkapkan rasa sedihnya terhadap situasi yang berkembang.
Beliau menilai bahwa tindakan diskriminatif ini telah merusak integritas dan semangat persaudaraan dalam kancah olahraga.
Kejadian paling gres melibatkan penggawa Persebaya Surabaya, Mikael Alfredo Tata, serta pilar pertahanan Persib Bandung, Kakang Rudianto.
Keduanya menjadi sasaran empuk komentar rasis di jagat maya tepat setelah tensi tinggi pertandingan berakhir.
Insiden tersebut pecah setelah duel sengit antara Bajul Ijo melawan Pangeran Biru pada 2 Maret 2026.
Laga pekan lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 itu sendiri berakhir dengan skor sama kuat 2-2.
Baca Juga: Siap Hadapi Persik, Federico Barba Ingin Lanjutkan Tren Positif Persib di GBLA
Sayangnya atmosfer kompetisi yang kompetitif justru dicemari oleh perilaku rasisme oleh para pengguna internet.
Ternyata kasus yang menimpa Mikael dan Kakang bukanlah peristiwa pertama yang terjadi pada musim ini.
Sebelumnya, duo kembar andalan Malut United, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, juga mengalami nasib serupa.
Keduanya mendapatkan perlakuan diskriminatif setelah mereka melakoni laga kontra Persib Bandung akhir tahun lalu.
Tepatnya pada 14 Desember 2025, kolom komentar mereka dibanjiri narasi yang sangat tidak pantas didengar.
Daftar panjang ini menunjukkan bahwa literasi digital dan etika suporter masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Rekap Hasil Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026 Hari Ini: Prancis dan Belanda Menang Tipis
-
Timnas Indonesia Waspada! 5 Fakta Mozambik yang Bisa Jadi Ancaman Garua Malam Ini
-
Justin Hubner Cedera, Timnas Indonesia Siapkan Skenario Alternatif Melawan Mozambik
-
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Beruntun vs Mozambik, John Herdman Fokus Benahi Celah Skuad Garuda
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Mozambik, Hapus Tren Buruk Lawan Tim Afrika
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Mozambik: Pilar Cadangan Unjuk Gigi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 9 Juni 2026
-
Bikin Heboh Bekasi, Eks Liverpool Daniel Sturridge Mendadak Muncul di Episode 4 Second Chance
-
Pelatih Mozambik Blak-blakan Alasan Tanpa Dua Bintang Eropa Hadapi Timnas Indonesia
-
Jelang Lawan Mozambik, Justin Hubner Masih Jalani Latihan Terpisah