-
Elkan Baggott resmi kembali memperkuat Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026.
-
Kehadiran Baggott menambah ketat persaingan posisi bek tengah yang dihuni Jay Idzes.
-
Pengalaman bermain di Inggris menjadi modal utama Baggott merebut kepercayaan pelatih Herdman.
Idzes dianggap memiliki ketenangan dan kemampuan membaca permainan yang sangat baik di atas lapangan hijau.
Hal ini menjadikannya figur sentral yang memimpin koordinasi lini belakang dalam setiap pertandingan internasional.
Transformasi Skema Formasi Lini Belakang
Saat masih ditangani oleh Shin Tae-yong, Indonesia sering menerapkan formasi yang menggunakan tiga bek sejajar.
Trio Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner biasanya menjadi pilihan tetap untuk mengisi formasi tersebut.
Terkadang pelatih juga memasukkan nama Mees Hilgers atau bek senior Jordi Amat sebagai opsi rotasi tim.
Perubahan strategi mulai terlihat ketika kursi kepelatihan beralih ke tangan legenda Belanda, Patrick Kluivert.
Di bawah arahannya, peran Rizky Ridho dan Justin Hubner perlahan mulai mengalami pergeseran di dalam skuad.
Pilihan Taktik Empat Bek Sejajar
Baca Juga: Pengamat Komentari Garuda Calling Perdana John Herdman, Anggap sebagai Langkah Realistis
Kluivert lebih gemar menggunakan format empat bek sejajar yang menuntut mobilitas tinggi dari para pemainnya.
Dalam skema ini, duet antara Jay Idzes dan Kevin Diks menjadi pilihan favorit untuk mengawal area penalti.
Kini, dengan kembalinya Elkan Baggott, persaingan untuk memperebutkan posisi starter menjadi jauh lebih sengit.
Pemain yang saat ini membela klub Inggris, Ipswich Town, tersebut harus bekerja ekstra keras di lapangan.
Ia perlu membuktikan bahwa kualitasnya masih layak untuk menempati posisi utama di level sepak bola internasional.
Keunggulan Fisik dan Postur Baggott
Secara teknis, Elkan Baggott sebenarnya memiliki modal yang sangat kuat untuk bersaing dengan pemain lainnya.
Pemain berusia 23 tahun ini memiliki keunggulan fisik yang sangat dominan dengan tinggi badan mencapai 196 cm.
Postur tubuh yang menjulang tersebut sangat efektif untuk memenangkan duel-duel udara melawan penyerang lawan yang tangguh.
Baggott juga dikenal memiliki disiplin posisi yang baik serta kemampuan intersep bola yang sangat akurat.
Kualitas bertahannya sudah teruji dalam berbagai level pertandingan, baik di level klub maupun laga internasional.
Pengalaman Bermain di Liga Inggris
Jam terbang yang dimiliki Baggott saat berkompetisi di Liga Inggris menjadi nilai tambah yang sangat signifikan.
Ia sudah sangat terbiasa dengan gaya permainan yang mengandalkan kontak fisik keras dan intensitas permainan tinggi.
Karakteristik permainan seperti ini dinilai sangat cocok dengan gaya kepemimpinan pelatih John Herdman saat ini.
Keberanian dalam melakukan duel fisik bisa menjadi pertimbangan utama pelatih dalam menyusun komposisi pemain inti.
Pengalaman internasionalnya juga akan sangat membantu pemain muda lain dalam beradaptasi dengan tekanan pertandingan besar.
Peluang Masuk Starting Eleven Utama
Kesempatan Baggott untuk bermain sejak menit awal akan sangat bergantung pada skema yang dipilih oleh Herdman.
Jika pelatih memutuskan menggunakan tiga bek tengah, maka peluang Baggott untuk tampil sebagai starter sangat terbuka.
Namun, tantangan akan jauh lebih berat apabila pelatih hanya menggunakan dua orang bek tengah saja.
Baggott harus bersaing secara langsung dengan pemain lain untuk menjadi pendamping bagi sosok Jay Idzes.
Hingga saat ini, posisi Jay Idzes di jantung pertahanan Timnas Indonesia memang terlihat masih sangat kokoh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis
-
Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru
-
4 Body Lotion dengan Shea Butter untuk Kulit Kering saat Cuaca Berangin, Mulai Rp24 Ribuan
-
Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
-
Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan
-
Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
-
Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat
-
OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal
-
Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara
-
5 Zodiak Paling Beruntung Akhir Pekan Ini 25-26 Juli 2026, Keuangan Bikin Pede