- Alwi Farhan sukses melaju ke perempat final Swiss Open 2026 usai melakukan comeback epik dua gim langsung atas Jason Teh dengan skor 21-17 dan 22-20.
- Sempat tertinggal di kedua gim, mentalitas pantang menyerah sang atlet berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan dalam tempo 52 menit.
- Gestur menepuk dada di lapangan ternyata adalah cara ampuh sang atlet melepaskan ketegangan batin karena tingginya hasrat untuk meraih kemenangan.
Suara.com - Tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, membagikan rahasia di balik selebrasi uniknya usai menumbangkan Jason Teh pada ajang BWF Super 300.
Kemenangan dramatis di arena St. Jakobshalle tersebut sukses mengantarkan sang pebulu tangkis melaju mulus ke babak perempat final kejuaraan Swiss Open 2026.
Keberhasilan menaklukkan tekanan ini sekaligus menjadi modal berharga baginya sebelum menantang wakil Hong Kong, Jason Gunawan, pada fase krusial selanjutnya.
Pertandingan babak 16 besar tersebut berlangsung sangat sengit dan menguras tenaga selama kurang lebih 52 menit di atas lapangan tiga.
Atlet muda andalan Merah Putih itu berhasil mengunci kemenangan melalui duel dua gim langsung dengan skor ketat 21-17 dan 22-20 pada Jumat dini hari WIB.
Menariknya, terselip sebuah pemandangan emosional ketika sang pemain terlihat menepuk dadanya sendiri di tengah-tengah ketegangan pertandingan.
Melalui keterangan tertulis PBSI, ia secara gamblang menjelaskan makna mendalam di balik gestur fisik yang mengundang rasa penasaran publik tersebut.
"Arti tepuk-tepuk dada? Melepaskan ketegangan dan salah satu cara menenangkan diri saja sih karena keinginan menangnya besar jadi ada sedikit tekanan dari dalam diri yang coba ditenangkan," kata Alwi Farhan.
Tekanan besar memang sangat terasa karena pebulu tangkis unggulan keenam ini selalu tertinggal poin pada fase awal kedua gim yang dimainkan.
Baca Juga: Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
Pada gim pembuka, ia bahkan sempat tertinggal jauh dalam kedudukan 10-16 sebelum akhirnya mencetak delapan poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 21-17.
Situasi serupa kembali terulang pada gim kedua saat lawannya melesat memimpin perolehan angka hingga margin tujuh poin di kedudukan 10-17.
Mentalitas pantang menyerah kembali ditunjukkan oleh wakil Tanah Air ini dengan meraup delapan angka beruntun untuk berbalik unggul 18-17.
Pertarungan poin-poin kritis harus diselesaikan melalui drama deuce sebelum akhirnya sang bintang muda menyudahi perlawanan musuhnya di angka 22-20.
"Saya tertekan sejak awal tapi alhamdulillah bisa keluar dari tekanan, selalu mencoba mencari cara apapun kondisinya, apapun situasinya, saya tetap berusaha."
"Mau ketinggalan, mau unggul, nggak ada yang nggak mungkin sebelum wasit menyatakan game selesai."
Berita Terkait
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Swiss Open 2026: Lama Absen, Adnan/Indah Bertekad Tampil Konsisten
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol
-
Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026
-
Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026
-
Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol
-
Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung