- Ajax tertekan harus segera memperbarui kontrak Takehiro Tomiyasu setelah penampilan impresifnya sebagai starter bek kiri.
- Penampilan Tomiyasu menyoroti kelemahan pertahanan lama Ajax dan ia juga memberikan dampak positif di ruang ganti.
- Keterlambatan kontrak berisiko menyebabkan Ajax kehilangan pemain tersebut karena daya tarik finansial liga Eropa lainnya.
Suara.com - Klub raksasa Belanda, Ajax Amasterdam, bisa kehilangan pemain asal Asia jika tak gerak cepat untuk memberikan kontrak baru.
Ajax mendapat desakan untuk segera mengamankan masa depan Takehiro Tomiyasu setelah debut impresifnya sebagai starter saat melawan Sparta Rotterdam.
Bek asal Jepang itu tampil untuk pertama kalinya sejak menit awal di posisi bek kiri dan langsung menunjukkan kualitasnya.
Meski sempat terlihat kaku di awal, Tomiyasu perlahan tampil solid dan memberi dampak nyata bagi permainan tim.
Jurnalis Belanda, Valentijn Driessen, bahkan menilai kehadiran Tomiyasu mengungkap kelemahan lama Ajax di sektor tersebut.
“Sekarang terlihat apa yang selama ini hilang. Tahun lalu posisi itu tidak cukup kuat, dan Tomiyasu menunjukkannya dengan mudah,” ujarnya dilansir dari Voetbalzone.
Tak hanya soal pertahanan, Tomiyasu juga dinilai punya pengaruh besar di ruang ganti.
Tomiyasu disebut aktif membimbing pemain muda dan menjadi sosok panutan bagi rekan setimnya.
Pengamat Ajax lainnya, Mike Verweij, menilai klub harus segera mengambil keputusan terkait kontrak sang pemain.
Baca Juga: Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes
“Ajax memang ingin melihat dulu selama setengah musim, tapi jika tampil bagus, mereka harus lanjut bersama,” katanya.
Verweij juga memperingatkan risiko besar jika Ajax terlalu lama menunda. Ia menyinggung potensi Tomiyasu bersinar bersama tim nasional Jepang di ajang FIFA World Cup.
“Apa yang terjadi jika dia tampil bagus di Piala Dunia? Jepang punya tim yang kuat dan bisa jadi kejutan. Ajax bisa kehilangan dia,” ujar Verweij.
“Jordi Cruyff harus segera mengikatnya sekarang juga.”
Namun, Driessen mengingatkan bahwa keputusan itu tidak tanpa risiko, mengingat riwayat cedera Tomiyasu.
“Kalau dia cedera lagi, klub bisa rugi besar hanya untuk biaya pemulihan,” katanya.
Di sisi lain, faktor finansial juga menjadi ancaman bagi Ajax. Kompetisi seperti Premier League, serta liga top di Spanyol dan Italia, menawarkan gaji yang jauh lebih besar dibandingkan Eredivisie.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Maarten Paes Ungkap Kisah Pilu Keluarganya di Indonesia ke Media Belanda
-
Siapa Rafael Van der Vaart? Legenda Belanda yang Marahi Maarten Paes, Punya Anak Berdarah Indonesia
-
Maarten Paes Disuruh Pulang ke Amerika oleh Legenda Belanda, Ada Apa?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Cetak Hattrick Lawan Aljazair, Lionel Messi Samai Rekor Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Jelang Debut Bersejarah di Piala Dunia 2026, Kapten Yordania Tegaskan Skuadnya Tanpa Beban
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Kylian Mbappe: Kalau Mau Bungkam Semua Kritikus, Saya Harus Main Sampai Umur 80 Tahun
-
Kalah dari Prancis, Edouard Mendy Sesalkan Senegal yang Gagal Tingkatkan Level Permainan
-
Son Heung-min Jadi Korban Ejekan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Jelang Laga Pertama Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Berikan Segalanya
-
Didier Deschamps Ungkap Kunci Kemenangan Prancis atas Senegal, Perubahan Posisi Jadi Penentu
-
Lionel Messi Starter, Argentina Turunkan Kekuatan Terbaik Lawan Aljazair