- Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mengkritik internal Ajax yang dinilai tak solid sebagai tim usai kalah 1-3 dari FC Groningen.
- Legenda Belanda Rafael van der Vaart merespons keras, menyebut Paes tak pantas berkomentar karena statusnya sebagai pemain baru.
- Henk ten Cate mendukung van der Vaart, menilai komentar Paes tidak etis di tengah situasi klub dan pelatih yang sedang tertekan.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mendapat kritik pedas dari Legenda Belanda Rafael van der Vaart yang menyuruhnya pulang ke Amerika.
Ucapan menohok tersebut merupakan buntut dari komentar sang kiper yang mengkritik internal klub barunya yakni Ajax Amsterdam.
Pernyataan kontroversial Maarten Paes itu terlontar sesaat setelah Ajax menelan kekalahan menyakitkan 1-3 dari FC Groningen di kompetisi domestik.
"Setelah kedudukan 2-1, kami tidak menunjukkan apa pun bahwa kami adalah sebuah tim. Itu menyakitkan," kata Paes dikutip dari Voetbal Primeur.
"Saya melihat diri saya terlebih dahulu. Saya bukan orang yang suka menunjuk jari; saya seorang pria dewasa, jadi saya mengambil tanggung jawab itu. Tapi saya pikir Anda semua melihat bahwa kami pada akhirnya saling mengecewakan.”
Komentar terbuka inilah yang kemudian memicu reaksi keras dari para pengamat sepak bola dalam siaran Rondo di Ziggo Sport.
"Saya akan mengirim kiper itu langsung kembali ke, dari mana dia berasal, Amerika?" kata Van der Vaart.
"Dia baru saja bergabung dengan tim dan dia harus membuktikan segalanya. Dia kemudian mengatakan mereka bukan sebuah tim, yang menurut saya sangat mudah.”
“Dia menghentikan bola, berlari keluar kotak penalti, dan mengumpat semua orang. Saya sama sekali tidak bisa memahaminya.”
Baca Juga: Daftar Aneh Kiper Terbaik Dunia Versi Edwin van der Sar: Andre Onana Masuk, Ada Nama Maarten Paes?
Pandangan serupa juga diamini oleh pengamat lainnya yang hadir di meja diskusi tersebut yakni Henk ten Cate.
"Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa Anda katakan begitu cepat setelah pertandingan," jelas Van der Vaart.
"Terutama bukan saat pelatih berada di bawah tekanan, saat keadaan tidak berjalan baik, dan Anda baru saja memulai. Itu sama sekali tidak mungkin.”
Kritik dari sang penjaga gawang memang terbilang berani mengingat ia baru satu bulan resmi berseragam klub raksasa Belanda tersebut.
Sejak kedatangannya, Ajax tercatat baru mampu meraih satu kemenangan dan Paes bahkan belum pernah merasakan tiga poin saat mengawal gawang timnya.
Kekalahan dari Groningen tersebut semakin mempertegas periode sulit yang sedang melanda salah satu klub tersukses di Eropa itu.
Ironisnya, keresahan serupa sebelumnya juga sempat diungkapkan oleh gelandang senior tim yakni Davy Klaassen.
“Ketika menang semua terlihat seperti teman baik. Tapi di masa sulit baru terlihat apakah kamu benar-benar berjuang untuk satu sama lain,” kata Davy Klaassen.
“Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, tapi setidaknya kamu harus menjadi sebuah tim.”
Berita Terkait
-
Dikritik Van der Vaart, Maarten Paes Justru Dapat Pembelaan dari Wesley Sneijder
-
Klub Nathan Tjoe-A-On Tersandung Skandal, Manajemen Minta Maaf Secara Terbuka, Ada Apa?
-
Maarten Paes Sebut Ajax Krisis Identitas, Fred Grim: Jangan Cuma Kritik, Cari Solusi!
-
Maarten Paes Jadi Biang Kerok Kekalahan Ajax? Fred Grim: Sulit Ditemukan Penyebabnya
-
Ajax Krisis Identitas! Kritik Pedas Maarten Paes Usai Kalah Telak dari Groningen
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan