- John Herdman dibantu jajaran staf kepelatihan berkualitas untuk menyatukan talenta lokal dan diaspora di Timnas Indonesia.
- Simon Grayson menjadi staf paling senior berkat pengalaman panjangnya melatih klub-klub Inggris seperti Leeds United dan Sunderland.
- Staf asing berkolaborasi dengan sosok lokal seperti Nova Arianto, Sofie Imam Faizal, dan analis video Dzikri Lazuardi demi performa maksimal tim.
Suara.com - Pelatih John Herdman kini tengah membangun kekuatan baru bersama Timnas Indonesia jelang bergulirnya ajang bergengsi FIFA Series 2026.
Dalam menjalankan misi besar mengangkat derajat Skuad Garuda di level dunia, sang juru taktik turut dibantu oleh deretan asisten berkualitas.
Dari sekian banyak nama di jajaran staf teknis, sosok Simon Grayson muncul sebagai figur dengan rekam jejak pengalaman paling tinggi.
Era kepemimpinan nakhoda asal Inggris ini secara resmi telah dimulai sejak bulan Januari 2026 silam.
Ia datang membawa visi ambisius untuk mendongkrak prestasi sepak bola Tanah Air agar bisa bersaing di kancah global.
Tugas utamanya saat ini adalah memahami secara mendalam karakter para pemain serta kultur budaya sepak bola nasional.
Sang pelatih juga memikul tanggung jawab besar untuk menyatukan kekuatan para penggawa diaspora dan talenta lokal ke dalam satu sistem permainan yang solid.
Guna melancarkan skema taktik tersebut, federasi telah menunjuk sejumlah nama tenar untuk mengisi pos staf kepelatihan.
Nama Simon Grayson menjadi sorotan utama karena reputasinya yang sangat mentereng di kerasnya kompetisi sepak bola Inggris.
Baca Juga: Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026
Pria yang ditunjuk sebagai asisten pelatih ini memiliki jam terbang sangat panjang di level English Football League (EFL).
Ia pernah dipercaya untuk menukangi klub-klub legendaris daratan Britania seperti Leeds United hingga Sunderland.
Pengalaman panjangnya dalam membangun pondasi sebuah tim menjadikannya sebagai sosok paling senior di jajaran staf pelatih saat ini.
Kehadirannya diprediksi bakal menjadi kunci penting bagi persiapan tim nasional menatap serangkaian laga krusial bulan ini.
Di sisi lain, kearifan lokal tetap dipertahankan dengan keberadaan sosok legenda hidup Nova Arianto.
Mantan bek tangguh ini dinilai sangat memahami karakter para pemain karena sudah mengabdi sejak era kepelatihan Shin Tae-yong.
Berita Terkait
-
Marc Klok Beri Pesan Khusus ke John Herdman: Bangun Timnas untuk Masa Depan
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Cristiano Ronaldo Masih Main untuk Portugal di Piala Dunia 2026, Ini Kata Bruno Fernandes
-
Disorot Terlalu Santai Jelang Piala Dunia 2026, Ini Respons Timnas Portugal
-
Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Baru AC Milan, Ambisinya Terwujud
-
Pecahkan Rekor Gol Prancis, Kylian Mbappe: Saya Bermain untuk Cetak Sejarah
-
Fokus Hadapi Panama, Pelatih Ghana Ogah Komentari Kasus Thomas Partey
-
Banding Ditolak Pengadilan Kanada, Thomas Partey Gagal Bela Ghana di Piala Dunia 2026
-
Sudah Dua Kali Berhadapan, Striker Kongo Tak Sabar Hadapi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal: Semua akan Berjalan Seperti yang Kami Harapkan
-
Erling Haaland Langsung Jadi Starter saat Norwegia Hadapi Irak di Piala Dunia 2026
-
Prancis Tundukkan Senegal 3-1 di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Pecahkan Rekor