- Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyatakan timnya kecewa setelah imbang 1-1 melawan Sassuolo di Serie A Italia.
- Spalletti menyoroti Juventus gagal menang karena sering membuat keputusan keliru dalam momen krusial pertandingan tersebut.
- Kegagalan penalti ketiga beruntun Juventus oleh Locatelli berdampak pada ancaman tertahan di posisi lima klasemen.
Suara.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengaku kecewa setelah timnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Sassuolo yang diperkuat bek Timnas Indonesia, Jay Idzes dalam lanjutan Serie A Italia.
Spalletti menilai Juventus sebenarnya pantas menang, namun sering membuat keputusan yang salah di momen penting.
“Kami menciptakan begitu banyak peluang, tetapi terlalu sering mengambil keputusan yang keliru,” kata Spalletti dilansir dari Football Italia.
“Kalau melihat jumlah peluang dan cara kami menyerang sampai akhir, seharusnya kami layak menang.”
Juventus sempat unggul lewat gol Kenan Yildiz, tetapi Sassuolo menyamakan skor melalui Andrea Pinamonti.
Kesempatan emas di akhir laga terbuang setelah penalti Manuel Locatelli berhasil ditepis kiper Arijanet Muric.
Ini menjadi kegagalan penalti ketiga beruntun Juventus di Serie A musim ini.
Sebelumnya Kenan Yildiz dan Jonathan David juga gagal mengeksekusi tendangan dari titik putih.
Spalletti mengkritik cara bermain anak asuhnya yang terlalu sering memaksakan serangan dari tengah.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
“Jika kehilangan bola di tengah, kami kesulitan merebutnya kembali. Saya sudah bilang untuk memanfaatkan sisi lapangan, tapi kami tidak cukup dewasa dalam mengambil keputusan,” ujarnya.
Spalletti menilai gol Juventus justru lahir dari keputusan cepat yang tepat.
“Perin dan Conceicao membuat pilihan yang benar saat gol tercipta, tapi di babak pertama saja Conceicao punya enam situasi bagus dan memilih opsi yang salah,” kata Spalletti.
“Kalau peluang tidak diselesaikan, pada akhirnya Anda akan membayar mahal.”
Hasil imbang ini membuat Juventus terancam tertahan di posisi lima klasemen dan bisa tertinggal dari rival dalam perebutan tiket Liga Champions.
“Kami sangat kecewa dengan hasil ini, tetapi tetap harus menerima. Ada hal positif di babak kedua, meski pergerakan bola masih terlalu lambat,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
5 Senjata Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Pilar Penting di 3 Lini
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus
-
Thuram Murka! Hinaan ke Vinicius Jr Dianggap Serangan ke Dirinya Juga
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR