- Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, menargetkan lolos Piala Dunia 2026 melalui dua laga play-off UEFA yang krusial.
- Italia akan bertanding melawan Irlandia Utara di Bergamo pada semifinal Jalur A tanggal 27 Maret 2026.
- Beberapa pemain kunci seperti Scamacca dan Bastoni sedang dievaluasi tim medis karena mengalami cedera ringan.
Suara.com - Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, menargetkan kemenangan dalam dua laga play-off UEFA demi mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Italia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Timnas Irlandia Utara pada semifinal Jalur A yang digelar di Bergamo, Jumat (27/3/2026) dini hari WIB.
"Saya ingin menghadapi dua pertandingan ini dengan keyakinan yang kami miliki. Saya sangat berharap, dari lubuk hati saya, kami bisa mencapai target ini karena tim ini pantas mendapatkannya," ujar Gattuso dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Italia, Selasa.
Gattuso menegaskan timnya kini sepenuhnya fokus pada laga pertama tersebut. Jika berhasil lolos, Italia akan menghadapi pemenang duel antara Wales kontra Bosnia dan Herzegovina pada final Jalur A untuk memperebutkan satu tiket ke putaran final.
Apabila berhasil lolos, Italia akan bergabung di Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Swiss.
Gattuso berambisi membawa Gli Azzurri kembali tampil di Piala Dunia setelah absen pada edisi 2018 dan 2022. Meski demikian, ia tidak ingin membebani para pemain dengan tekanan berlebih.
Pelatih berusia 48 tahun itu justru mengapresiasi semangat dan motivasi tinggi para pemainnya, yang tetap antusias bergabung dengan tim meski beberapa di antaranya mengalami cedera ringan.
"Sejak saya melatih tim ini, semua pemain memperlihatkan sikap yang luar biasa. Situasinya saat ini, Scamacca memiliki masalah di otot adductor-nya, jadi akan terus dievaluasi, begitu pula Bastoni. Untuk Tonali, dia sudah berlatih ringan dan saya berharap dia dapat tampil nanti. Mancini masih kelelahan, Calafiori masih merasakan sedikit nyeri. Tim medis kami akan membuat keputusan tepat untuk mereka," tutur Gattuso.
(Antara)
Baca Juga: Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
Berita Terkait
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
-
Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey