Bola / Bola Dunia
Rabu, 25 Maret 2026 | 06:03 WIB
Bek Arsenal, Riccardo Calafiori. (Dok. Arsenal)
Baca 10 detik
  • Riccardo Calafiori bertekad membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2026 melalui babak play-off kualifikasi zona Eropa.
  • Italia terakhir kali berpartisipasi di Piala Dunia tahun 2014 dan dua kali gagal lolos setelahnya.
  • Gli Azzurri akan menghadapi Irlandia Utara pada semifinal play-off jalur A di Bergamo pada 26 Maret 2026.

Suara.com - Bek sayap Arsenal, Riccardo Calafiori, menegaskan tekadnya untuk membawa Timnas Italia kembali tampil di Piala Dunia 2026 melalui jalur play-off kualifikasi zona Eropa.

Calafiori menyebut Italia sudah terlalu lama absen dari Piala Dunia sehingga ia ingin membantu Gli Azzurri mengakhiri penantian tersebut.

"Menuju ke Piala Dunia adalah mimpi masa kecil. Saya tak sabar untuk memainkan pertandingan ini. Tekanan selalu ada, tidak ada artinya untuk menghindari itu," tegas Calafiori di laman resmi federasi.

"Kami tahu betapa pentingnya untuk lolos, kami semua menginginkan hal yang sama. Mari mencoba untuk mewujudkan itu dan berpikir secara positif," sambungnya.

Terakhir kali Italia tampil di Piala Dunia terjadi pada edisi 2014 di Brasil, namun mereka harus tersingkir di fase grup setelah finis di peringkat ketiga Grup D, di bawah Kosta Rika dan Uruguay.

Pada dua edisi berikutnya, Italia gagal melaju ke putaran final karena terhenti di babak kualifikasi, termasuk dua kali kandas di fase play-off.

Kini, peluang untuk kembali tampil terbuka lebar. Italia dijadwalkan menghadapi Timnas Irlandia Utara pada semifinal play-off jalur A yang akan berlangsung di Stadion Gewiss, Bergamo, Kamis (26/3/2026) waktu setempat.

Menjelang laga tersebut, Calafiori menekankan pentingnya fokus sejak awal pertandingan, mengingat duel ini sangat krusial bagi peluang Italia.

"Kita harus fokus pada bola mati melawan mereka karena mereka (Irlandia Utara) bisa sangat berbahaya, tetapi kita juga bisa berbahaya. Bola mati dalam sepak bola modern dapat membuat perbedaan," jelas Calafiori.

Baca Juga: 1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026

(Antara)

Load More