- Pesepak bola muda Kubilay Kaan Kundakci tewas ditembak di dalam mobilnya pada 19 Maret 2026 di Istanbul, Turki.
- Korban tewas saat menemani sahabatnya, seorang rapper, untuk menemui sang mantan kekasih di sebuah studio rekaman.
- Polisi telah menahan tujuh tersangka, termasuk sang eksekutor Alaattin Kadayifcioglu dan penyanyi Aleyna Kalaycioglu usai bukti CCTV beredar.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola setelah terekamnya insiden mengerikan dari sebuah kamera keamanan yang memperlihatkan tewasnya Kubilay Kaan Kundakci akibat serangan senjata api.
Pemain yang berposisi sebagai penyerang tengah tersebut kehilangan nyawanya secara tragis pada usia 20 tahun saat berada di kawasan jalanan Istanbul Turki.
Tragedi berdarah yang menimpa mantan pemain klub Kars 36 Sport ini sontak mengejutkan publik dan memicu investigasi besar-besaran dari pihak kepolisian setempat.
Menyitat Haberler, Rabu (25/3/2026), peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi pada malam hari tanggal 19 Maret 2026 tepatnya di kawasan Jalan Ümraniye Sddk.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang baru saja beredar luas, momen mematikan itu terjadi ketika korban sedang menunggu santai di dalam kendaraannya.
Tersangka utama bernama Alaattin Kadayifcioglu terlihat datang ke lokasi kejadian bersama rombongan besar menggunakan mobil mewah yang dilengkapi dengan lampu strobo.
Tanpa ragu, pelaku langsung menghampiri mobil tempat korban berada dan menarik pelatuk senjata api tepat setelah membuka pintu kendaraan tersebut.
Tim medis sempat melarikan pemuda bertinggi 1,85 meter itu ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan darurat.
Namun sayang, nyawa atlet sepak bola profesional tersebut tidak dapat diselamatkan meski tim dokter telah melakukan berbagai upaya intervensi medis secara maksimal.
Baca Juga: Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
Usut punya usut, kehadiran sang pesepak bola di lokasi maut tersebut berawal dari niat baiknya membantu urusan asmara seorang sahabat.
Korban dimintai tolong oleh seorang penyanyi rap bernama Vahap Canbay dari grup Canbay & Wolker yang ingin memperbaiki hubungan dengan mantan kekasihnya, penyanyi Aleyna Kalaycioglu.
Sebagai teman yang memiliki hubungan baik, korban kemudian menemani Vahap Canbay beserta rekan-rekannya menuju ke depan studio tempat Aleyna Kalaycioglu berada.
Nahas, niat tulus untuk membantu rekannya tersebut justru berakhir dengan hilangnya nyawa sang penyerang di tangan kelompok bersenjata.
Menindaklanjuti insiden mematikan ini, pihak berwenang bergerak cepat dengan melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang yang diduga kuat terlibat.
Setelah menyelesaikan proses pemberian kesaksian di kantor kejaksaan, sebanyak tujuh orang tersangka secara resmi ditahan dan dijebloskan ke dalam penjara.
Nama-nama tersangka yang ditahan tersebut mencakup penyanyi Aleyna Kalaycioglu, Izzet Yildizhan, hingga sang eksekutor utama Alaattin Kadayifcioglu.
Kepergian mendadak ini mengakhiri perjalanan karier sang atlet yang diketahui baru saja bergabung dengan tim kasta bawah Turki pada akhir tahun 2025 lalu.
Berita Terkait
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang Istanbul Youth Summit 2026 di Turki
-
IYS 2026: Program Bergengsi Perkuat Kapasitas Pemuda sebagai Agen Perubahan Global
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris