- Kontak tembak di Kampung Sori, Maybrat, pada 22 Maret pagi menyebabkan dua prajurit TNI AL gugur.
- Selain korban jiwa, satu prajurit kritis dan KKB dilaporkan berhasil merampas dua pucuk senjata api.
- Gubernur Papua Barat Daya memberikan dukungan moril sekaligus menekankan perlunya koordinasi keamanan lintas sektor.
Suara.com - Situasi keamanan di wilayah Papua Barat Daya kembali memanas setelah terjadi insiden kontak tembak antara prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Maybrat ini mengakibatkan dua prajurit terbaik bangsa gugur di medan tugas, sementara satu prajurit lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Kejadian ini menambah daftar panjang rentetan kekerasan yang melibatkan kelompok separatis di wilayah kepala burung Papua.
Insiden maut tersebut dilaporkan terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, pada Minggu (22/3) pagi sekitar pukul 07.00 WIT.
Wilayah Aifat Selatan memang dikenal sebagai salah satu titik dengan kerawanan tinggi karena kondisi geografisnya yang berupa hutan lebat dan perbukitan, yang sering dimanfaatkan oleh kelompok bersenjata untuk melakukan serangan mendadak terhadap aparat keamanan maupun warga sipil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara tersebut berinisial Prada Marinir AS yang berasal dari satuan Yonmar 7 dan Prada Marinir ES dari satuan Yonmar 10.
Selain korban jiwa, satu prajurit lainnya yakni Kopda Marinir ES dari Yonmar 7, saat ini tengah berjuang melewati masa kritis akibat luka tembak yang dideritanya dalam kontak senjata tersebut.
Pasca-kejadian, prioritas utama aparat adalah melakukan evakuasi terhadap para korban. Ketiga prajurit Marinir tersebut segera dilarikan menuju Kota Sorong untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Saat ini, para korban telah berada di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. R. Oetojo Sorong.
Baca Juga: Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
Selain jatuhnya korban jiwa dan luka, pihak berwenang juga melaporkan adanya kerugian materiil berupa hilangnya dua pucuk senjata api milik prajurit yang dirampas oleh anggota KKB sesaat setelah kontak tembak terjadi.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, memberikan perhatian serius terhadap tragedi ini. Di tengah suasana duka, Gubernur Elisa Kambu didampingi Bupati Maybrat langsung bergerak memberikan dukungan moril.
Kehadiran pimpinan daerah ini bertujuan untuk memastikan bahwa keluarga korban mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah daerah maupun pusat atas pengabdian yang telah diberikan oleh para prajurit tersebut.
“Kita turut berbelasungkawa atas gugurnya dua putra terbaik bangsa yang saat ini sedang menjalankan tugas negara. Kita semua berharap ke depan para personel yang bertugas lebih berhati-hati, sehingga kejadian serupa tidak terulang,” kata Elisa Kambu sebagaimana dilansir Antara.
Gubernur menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah keluarga korban adalah bentuk empati dan penghormatan tertinggi.
Dukungan moral sangat dibutuhkan mengingat para prajurit ini gugur saat menjaga kedaulatan dan stabilitas di wilayah Papua Barat Daya yang merupakan provinsi termuda di Indonesia.
Berita Terkait
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
-
Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Kecam Kekejian kepada Warga Sipil, Tokoh Muda Serukan Evaluasi Pendekatan Penanganan Papua
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?