- Asosiasi Sepak Bola Palestina mengecam sanksi FIFA kepada Israel yang hanya berupa denda 150.000 franc Swiss tanpa adanya hukuman olahraga.
- Palestina merasa dikucilkan dari proses investigasi indisipliner dan tidak diberi ruang sama sekali untuk menyajikan bukti pelanggaran.
- PFA bertekad mengajukan banding dan membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga demi menuntut keadilan yang setara bagi negara mereka.
Suara.com - Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
Asosiasi Sepak Bola Palestina baru saja meluapkan rasa frustrasi mereka terhadap ringannya Sanksi Indisipliner yang dijatuhkan kepada pihak lawan.
Kekecewaan memuncak lantaran Keputusan FIFA tersebut dinilai sama sekali tidak mencerminkan keadilan bagi para korban yang terdampak konflik militer.
Bahkan, mereka siap membawa kasus yang melibatkan Federasi Sepak Bola Israel ini ke tingkat yang lebih tinggi yakni Pengadilan Arbitrase Olahraga.
Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) secara terang-terangan menyebut hukuman denda yang diberikan sangat tidak konsisten dan kurang serius.
Mereka merasa otoritas sepak bola dunia tersebut gagal memberikan efek jera yang nyata atas berbagai pelanggaran berat yang telah terjadi.
"Sanksi yang dijatuhkan tidak mencerminkan cakupan penuh atau keseriusan temuan tersebut," tulis pernyataan resmi Asosiasi Sepak Bola Palestina.
Pihak PFA menyoroti denda sebesar 150.000 franc Swiss yang dijatuhkan nyatanya hanyalah 15 persen dari jumlah maksimum yang diizinkan berdasarkan Pasal 6.4 Kode Disiplin.
Hukuman ringan berupa denda, peringatan, dan spanduk antidiskriminasi tersebut dianggap sangat jauh dari harapan keadilan di dunia olahraga.
Baca Juga: Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
"Tidak ada sanksi olahraga yang diterapkan, meskipun aturan dengan jelas menetapkan langkah-langkah seperti pengurangan poin, larangan dari kompetisi, atau pertandingan yang dimainkan secara tertutup," lanjut pernyataan PFA dikutip dari Haberler, Rabu (25/3/2026).
Hukuman denda finansial kepada klub-klub Israel tersebut bahkan dinilai hampir tidak relevan dan sama sekali tidak memiliki dampak jera.
"Keputusan ini merusak kredibilitas dan konsistensi Komite Tata Kelola, Kontrol, dan Kepatuhan," tegas perwakilan PFA.
Kekecewaan ini semakin bertambah karena pihak PFA merasa sepenuhnya disingkirkan dari proses investigasi yang dilakukan oleh komite terkait.
Mereka mengaku sama sekali tidak pernah mendapat informasi awal mengenai dimulainya penyelidikan, tuduhan yang dilayangkan, hingga putusan akhir dibacakan.
"Kami tidak punya kesempatan untuk menyajikan bukti, didengar, atau membahas proporsionalitas sanksi tersebut," ungkap PFA dalam rilisnya.
Berita Terkait
-
Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia
-
Dibuang STY Tak Dilirik Patrick Kluivert, John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas
-
Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis
-
Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam