- Pengamat Mohamad Kusnaeni menilai Luke Vickery dari Macarthur FC berprospek baik namun harus berjuang untuk Timnas Indonesia.
- Vickery berpotensi cocok dengan skema permainan timnas, namun harus bersaing dengan pemain lain yang sudah ada.
- PSSI disarankan memantau dan berkomunikasi dengan diaspora berbakat seperti Vickery untuk kebutuhan timnas ke depan.
Suara.com - Pengamat sepak bola Indonesia, Mohamad Kusnaeni, menilai pemain Macarthur FC, Luke Vickery, memiliki prospek yang menjanjikan. Meski begitu, ia menegaskan bahwa pemain muda tersebut tetap harus berjuang keras untuk bisa menembus skuad Timnas Indonesia.
“Vickery ini pemain potensial. Usianya masih muda dan dia punya kecepatan serta skill bermain yang bagus,” kata Kusnaeni ketika dihubungi di Jakarta, Rabu.
“Bukti bahwa dia pemain potensial tercermin dari panggilan timnas Australia U19 untuknya. Ini menunjukkan bahwa bakatnya sudah dipantau secara serius oleh negeri tetangga kita.” lanjutnya.
Namun demikian, Kusnaeni mengingatkan bahwa Vickery masih belum sepenuhnya menunjukkan kualitas terbaiknya. Hal itu dinilai wajar karena pemain berusia 20 tahun tersebut masih berada pada tahap awal dalam perjalanan karier profesionalnya.
Ia juga menilai kehadiran Vickery berpotensi memberikan dampak positif bagi Timnas Indonesia. Menurutnya, karakter permainan sang pemain cocok dengan kebutuhan tim yang kerap menggunakan formasi 3-4-3 maupun 4-3-3.
“Namun tidak otomatis Vickery akan langsung mendapat kepercayaan. Sebab di posisi dia saat ini ada beberapa pemain yang tak kalah bagus, seperti Miliano Jonathans, Eliano (Reijnders), atau bahkan Yakub Sayuri. Kita juga masih punya nama-nama lain seperti Beckham (Putra), Egy (Maulana Vikri), dan Witan (Sulaeman),” tutur Kusnaeni.
Melihat perkembangan tersebut, Kusnaeni menyarankan PSSI untuk terus memantau serta menjalin komunikasi dengan Vickery. Hal ini penting agar pemain merasa diperhatikan dan termotivasi untuk terus meningkatkan performanya.
“Ada banyak pemain diaspora berbakat seusia dengan Vickery. Tugas PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) adalah terus memantau perkembangan mereka sekaligus merawat komunikasinya,” ujar Kusnaeni.
“Sehingga, jika suatu saat dibutuhkan, kita tidak kesulitan mendapatkan tambahan pemain berkualitas. Naturalisasi kan bukan semata soal kemampuan pemain, tapi juga mempertimbangkan kebutuhan tim nasional itu sendiri,” pungkasnya.
Baca Juga: Struktur Formasi Aneh John Herdman, Tanpa Playmaker dan Misteri Rotasi Skuad!
Nama Vickery sendiri belakangan menjadi sorotan sebagai salah satu pemain diaspora yang memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak neneknya.
Sementara itu, staf khusus Menteri Hukum, Noor Korompot, melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (25/3/2026), menyebut bahwa Vickery masuk dalam daftar pemain yang diminati pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk proses naturalisasi.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Vickery berposisi sebagai winger kanan dan saat ini bermain untuk Macarthur FC. Pada musim ini, ia telah mencatatkan empat gol dan satu assist di kompetisi Liga Australia.
Selain itu, pada musim 2025/2026, ia tampil sebagai starter dalam 13 dari total 22 pertandingan yang dijalani klubnya. Catatan tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan musim sebelumnya, di mana ia hanya sekali menjadi starter dari 11 penampilan.
(Antara)
Berita Terkait
-
Struktur Formasi Aneh John Herdman, Tanpa Playmaker dan Misteri Rotasi Skuad!
-
Komentar Mengejutkan Patrick Kluivert, Tak Merasa Bersalah Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Pildun
-
PSSI Umumkan Susunan Lengkap Tim Pelatih Timnas Indonesia di Bawah John Herdman
-
Demi Mental Pemain, Dean James Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series
-
John Herdman: Elkan Baggott Masa Depan Pemain Timnas Indonesia
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final