Bola / Bola Indonesia
Kamis, 26 Maret 2026 | 14:00 WIB
PSSI terancam kehilangan striker keturunan 20 tahun, Luke Vickery, yang mulai dilirik Australia. Pengamat desak federasi segera intensifkan komunikasi. (Instagram/@aleagues)
Baca 10 detik
  • Luke Vickery, striker muda Macarthur FC keturunan Indonesia, baru saja dipanggil Timnas Australia U19 sehingga PSSI berpotensi ditikung.
  • Pelatih John Herdman menjadikan Vickery target naturalisasi untuk memperkuat sayap kanan skuad Garuda yang butuh pemain cepat dan agresif.
  • Pengamat mendesak PSSI segera membangun komunikasi intensif agar pemain diaspora potensial ini tidak lepas ke pelukan negara tetangga.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah Liga Australia setelah salah satu talenta muda keturunan Tanah Air, Luke Vickery, dikabarkan terus dipantau  oleh negara tetangga, Australia.

Situasi ini membuat PSSI harus segera bergerak cepat andai ingin mengamankan jasa Luke Vickery.

Pasalnya, penyerang sayap kanan berusia 20 tahun yang kini membela panji Macarthur FC itu berpotensi lepas dari genggaman Timnas Indonesia.

Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, menilai bahwa sang pemain muda memang memiliki bakat luar biasa meski tantangan besar menantinya jika bergabung dengan skuad Garuda.

"Vickery ini pemain potensial. Usianya masih muda dan dia punya kecepatan serta skill bermain yang bagus," kata Kusnaeni dikutip dari Antara, Kamis (26/3/2026).

"Bukti bahwa dia pemain potensial tercermin dari panggilan timnas Australia U19 untuknya. Ini menunjukkan bahwa bakatnya sudah dipantau secara serius oleh negeri tetangga kita." lanjutnya.

Kusnaeni turut mengingatkan publik agar tidak berekspektasi berlebihan karena sang pemain baru saja merintis fase awal dalam karier profesionalnya di lapangan hijau.

Meskipun begitu, kehadirannya diyakini akan memberikan keuntungan tersendiri mengingat skema taktik yang ada sangat membutuhkan karakter penyerang sayap agresif.

"Namun tidak otomatis Vickery akan langsung mendapat kepercayaan. Sebab di posisi dia saat ini ada beberapa pemain yang tak kalah bagus, seperti Miliano Jonathans, Eliano (Reijnders), atau bahkan Yakub Sayuri. Kita juga masih punya nama-nama lain seperti Beckham (Putra), Egy (Maulana Vikri), dan Witan (Sulaeman)," tutur Kusnaeni.

Baca Juga: John Herdman: Elkan Baggott Masa Depan Pemain Timnas Indonesia

Menyikapi pergerakan cepat dari kubu lawan, federasi sepak bola Tanah Air dituntut untuk segera membangun komunikasi yang intens agar sang pemain merasa terus diperhatikan.

"Ada banyak pemain diaspora berbakat seusia dengan Vickery. Tugas PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) adalah terus memantau perkembangan mereka sekaligus merawat komunikasinya," ujar Kusnaeni.

"Sehingga, jika suatu saat dibutuhkan, kita tidak kesulitan mendapatkan tambahan pemain berkualitas. Naturalisasi kan bukan semata soal kemampuan pemain, tapi juga mempertimbangkan kebutuhan tim nasional itu sendiri," pungkasnya.

Sosok pemuda berbakat ini belakangan memang menjadi perbincangan hangat di dunia maya karena diketahui memiliki garis keturunan Indonesia yang berasal dari nenek pihak ibunya.

Minat serius dari pihak Indonesia bahkan sempat diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri Hukum, Noor Korompot, yang menyebutnya sebagai salah satu target utama untuk dinaturalisasi.

Berdasarkan catatan statistik terkini, performanya di kompetisi kasta tertinggi Negeri Kangguru memang cukup mentereng dengan torehan empat gol serta satu assist sepanjang musim ini.

Load More