- Kompetisi Liga Belanda menghadapi polemik kewarganegaraan pemain keturunan Indonesia yang berpotensi kehilangan status bermain di Belanda.
- Gugatan NAC Breda terkait status izin kerja pemain Timnas Indonesia memicu kekhawatiran klub lain akan status pemain mereka.
- Pemain yang mengambil kewarganegaraan lain dapat kehilangan status warga negara Belanda, berujung kendala administrasi dan finansial klub.
Suara.com - Kompetisi sepak bola Belanda tengah diguncang polemik besar terkait status kewarganegaraan pemain keturunan Indonesia.
Sejumlah klub di Belanda kini cemas karena pemain yang membela timnas Indonesia atau negara lain seperti Suriname berpotensi kehilangan status bermain di liga Belanda.
Kasus ini berawal dari gugatan klub NAC Breda terkait status izin kerja dan papsor Belanda yang diduga masih dimiliki oleh pemain Timnas Indonesia, Dean James.
Breda bahkan mengajukan protes setelah kalah 0-6, dengan alasan James diduga tidak memenuhi syarat bermain.
Masalah ini berdampak luas. Pemain keturunan Indonesia, Tim Geypens sampai harus dicoret dari skuad FC Emmen sebagai langkah antisipasi.
FC Emmen khawatir status kewarganegaraannya berubah setelah memperkuat tim muda Indonesia.
“Ini benar-benar di luar keinginannya. Kami menghadapi situasi yang sangat menyakitkan,” ujar Direktur Teknik Emmen, Nico Haak.
"Seorang pemain muda bisa melihat hidupnya runtuh begitu saja.”
Menurut aturan hukum Belanda, pemain yang secara sukarela mengambil kewarganegaraan lain dapat kehilangan status sebagai warga negara Belanda.
Baca Juga: Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
Hal ini menjadi masalah besar bagi pemain yang tidak memiliki dua kewarganegaraan sejak lahir.
Direktur Coöperatieve Eerste Divisie, Marc Boele, menjelaskan kompleksitas kasus ini.
“Ini sangat rumit dan harus dilihat per pemain. Tidak semua kasus sama,” katanya.
Contoh lain dialami kiper Maarten Paes yang sempat terkendala izin kerja karena status paspornya.
Tanpa paspor Belanda, proses administrasi menjadi jauh lebih sulit bagi pemain non-Uni Eropa.
Meski demikian, operator liga memastikan hasil pertandingan tidak akan diubah.
Tag
Berita Terkait
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
Heran Kritik Netizen, Bojan Hodak: Beckham Putra Layak di Timnas Indonesia!
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis
-
Bukan Cuma Soal Postur, Ini 2 Alasan John Herdman Panggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026
-
Hitung-hitungan Arsenal Juara Liga Inggris Premier League
-
7 Bintang Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Cedera: Dari Rodrygo hingga Xavi Simons
-
Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!
-
Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026