- Timnas Indonesia dan St Kitts and Nevis menunjukkan performa inkonsisten serupa menjelang laga FIFA Series 2026.
- Dalam lima laga terakhir, Indonesia hanya menang sekali (6-0 kontra Taiwan) dan tiga kali kalah.
- St Kitts and Nevis mencatat dua kemenangan, keduanya diraih saat melawan Saint Martin dalam lima pertandingan terakhir.
Suara.com - Jelang pertemuan mereka di ajang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia dan St Kitts and Nevis ternyata datang dengan bekal performa yang tak jauh berbeda.
Analisis dari lima pertandingan terakhir kedua tim menunjukkan adanya pola inkonsistensi yang serupa, membuat laga ini menjadi ajang pembuktian bagi keduanya untuk kembali ke jalur kemenangan.
Meskipun di atas kertas Timnas Indonesia lebih diunggulkan, catatan statistik menunjukkan perjuangan skuad Garuda dalam beberapa laga terakhir.
Dalam lima laga internasional terakhirnya, Timnas Indonesia hanya mampu mengamankan satu kali kemenangan.
Kemenangan tunggal itu pun diraih saat membantai Taiwan dengan skor telak 6-0 dalam sebuah laga persahabatan pada September 2025.
Sisanya, skuad Merah Putih harus menelan tiga kekalahan saat menghadapi lawan-lawan tangguh sekelas Arab Saudi, Irak, dan Jepang dalam ajang kompetitif Kualifikasi Piala Dunia.
Satu laga lainnya berakhir dengan skor imbang kala bertemu Lebanon dalam agenda FIFA Matchday.
Di kubu lawan, catatan Saint Kitts and Nevis terlihat sedikit lebih baik. Tim berjuluk The Sugar Boyz ini berhasil meraih dua kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka.
Namun, dua kemenangan tersebut sama-sama diraih saat melawan tim yang sama, yaitu Saint Martin, dengan skor 2-1 dan 5-0.
Baca Juga: Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
Tim asal Karibia ini juga menelan dua kekalahan, masing-masing dari Grenada (2-3) dan kekalahan telak dari Belize (2-6).
Sementara itu, satu hasil imbang tanpa gol mereka dapatkan saat kembali berhadapan dengan Sint Marteen.
Melihat rekam jejak kedua tim, pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi skuad asuhan John Herdman untuk meraih kemenangan dan memulai era baru dengan hasil positif.
Berita Terkait
-
Demi Menit Bermain di Timnas Indonesia, Ini Usaha yang Dilakukan Beckham Putra
-
Debut John Herdman, Ini Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Bintang St Kitts and Nevis Ngaku Digoda untuk Berkarier di Tanah Air
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Janji John Herdman untuk Gaya Main Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey