- Elkan Baggott siap membawa kepemimpinan dan fisik kuat untuk timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026.
- Pengalaman bermain di Inggris menjadi bekal penting Elkan dalam mengembangkan kualitas kepemimpinan tim.
- Elkan yakin diaspora Eropa telah meningkatkan fisik timnas, membuatnya lebih kompetitif di kancah internasional.
Suara.com - Bek timnas Indonesia, Elkan Baggott, menegaskan kesiapannya membawa kualitas kepemimpinan dan fisik untuk meningkatkan performa skuad Garuda di FIFA Series 2026.
Elkan menyebut pengalaman bermain di Inggris menjadi bekal penting dalam perkembangan kariernya.
“Menurut saya, saya cukup vokal, dan saya bisa membantu mengatur apa yang ada di depan saya, apa yang ada di samping saya,” ujar Elkan dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
“Itu sesuatu yang saya pelajari selama beberapa tahun terakhir.”
Pemain yang kini berkarier di Ipswich tersebut menilai kehadiran pemain diaspora dari Eropa turut meningkatkan kualitas fisik timnas Indonesia.
Menurutnya, perubahan ini membuat skuad Garuda semakin kompetitif di level internasional.
“Fisikalitas itu, menurut saya ketika pemain datang dalam dua tahun terakhir, tim secara alami menjadi lebih besar dengan pemain Eropa yang bergabung,” katanya. “Tapi tentu saja saya membawa tinggi badan itu.”
Elkan juga menyoroti kemampuannya dalam menguasai bola sebagai salah satu keunggulan yang ingin ia kontribusikan.
Elkan berharap bisa beradaptasi dengan gaya permainan pelatih John Herdman dan memberikan dampak positif bagi tim.
Baca Juga: Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
“Saya hanya berpikir kemampuan saya menguasai bola, mudah-mudahan saya bisa menerapkan itu,” ucapnya.
“Dan menggunakan kualitas saya untuk memberikan performa yang baik untuk diri saya sendiri dan untuk tim.”
Bek kelahiran Bangkok itu terakhir kali memperkuat timnas Indonesia pada ajang Piala Asia 2023 di Qatar awal 2024.
Sejak debutnya pada 2021, Elkan telah mencatatkan 23 penampilan dan menyumbang dua gol untuk Merah Putih. [Antara]
Berita Terkait
-
Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
-
Dirtek FC Emmen: Skandal Dean James Bisa Hancurkan Karier Tim Geypens
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
John Herdman Boyong Eks Persija ke Timnas Indonesia! Siapa Dia?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey