Para pemain Timnas Indonesia menjalani latihan intensif jelang menghadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 di Jakarta. [Dok. KitaGaruda]
Baca 10 detik
- Absennya Ezra Walian yang merupakan spesialis bola mati memunculkan pertanyaan baru mengenai siapa eksekutor Timnas Indonesia di era John Herdman.
- Nathan Tjoe-A-On menjadi kandidat terkuat pengganti berkat pengalamannya, diikuti oleh Calvin Verdonk yang juga memiliki kualitas tendangan akurat.
- Selain eksekutor, skema bola mati juga akan mengandalkan kekuatan duel udara dari bek-bek jangkung seperti Elkan Baggott dan Jay Idzes sebagai target umpan.
Variasi strategi menjadi kunci untuk membongkar pertahanan lawan yang kemungkinan besar akan bermain rapat.
Kabar baiknya, Timnas Indonesia memiliki keunggulan postur tubuh dengan hadirnya bek-bek jangkung berkelas Eropa.
Nama-nama seperti Elkan Baggott, Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Jordi Amat bisa dimaksimalkan sebagai target umpan di dalam kotak penalti.
Kombinasi antara eksekutor akurat dan targetman yang tangguh dalam duel udara bisa menjadi senjata mematikan Timnas Indonesia di era baru ini.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Komentar
Berita Terkait
-
Pernahkah Timnas Indonesia dan Saint Kitts and Nevis Berhadapan?
-
4 Pemain Andalan Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Kunci Kemenangan atas Saint Kitts and Nevis
-
Siapa Pengganti Dean James di Laga Timnas Indonesia vs Kitts and Nevis?
-
Elkan Baggott Bikin Timnas Indonesia Tambah Opsi Senjata Mematikan, Apa Itu?
-
Lawan Timnas Indonesia, Pelatih St Kitts and Nevis Cuek Soal Perbedaan Ranking FIFA
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!