- Pelatih St Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, percaya diri menghadapi Indonesia meski peringkat FIFA mereka jauh di bawah.
- Serrano menekankan kekuatan mental dan persiapan timnya, mengabaikan perbedaan statistik peringkat FIFA kedua negara.
- Pertandingan persahabatan ini akan dilaksanakan di SUGBK pada Jumat (27/3/2026) untuk memperebutkan tiket final.
Suara.com - Pelatih kepala tim nasional St Kitts and Nevis, Marcelo Serrano menunjukkan sikap percaya diri yang tinggi jelang laga menghadapi Timnas Indonesia.
Ia sama sekali tidak gentar dengan perbedaan peringkat FIFA yang cukup signifikan antara kedua tim.
Seperti diketahui, Indonesia saat ini menempati peringkat ke-121 dunia, sementara St Kitts and Nevis berada di posisi ke-154.
Namun, bagi Serrano statistik di atas kertas tersebut bukanlah faktor penentu di lapangan. Ia lebih menekankan pada pendekatan humanis dan kekuatan mental para pemainnya.
“Kami tidak melihat angka terlebih dahulu. Angka hanyalah persamaan matematika. Kami melihat manusianya,” katanya dalam sesi jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.
Menurut Serrano, dengan persiapan yang solid dan mentalitas yang benar, timnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada lawan mana pun, termasuk Timnas Indonesia.
Ia juga menepis kekhawatiran timnya akan terintimidasi oleh atmosfer masif di SUGBK.
Menurutnya, banyak dari pemainnya sudah terbiasa dengan tekanan serupa di level klub.
“Kami punya pemain yang bermain di liga-liga Eropa dan terbiasa tampil di stadion dengan 20 ribu hingga 70 ribu penonton,” ujar Serrano.
Baca Juga: Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
Sikap optimistis sang pelatih juga diamini oleh perwakilan pemain, Julani Archibald.
Sang kiper bahkan melontarkan pernyataan yang lebih menantang, menegaskan bahwa timnya datang ke Jakarta bukan untuk sekadar berpartisipasi.
“Kami datang ke sini untuk merusak pesta. Kami tidak peduli berapa banyak orang di tribun,” ujar Archibald.
Pertarungan antara Timnas Indonesia dan St Kitts and Nevis akan berlangsung pada Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB.
Pemenang dari laga ini akan melaju ke partai final untuk menantang pemenang dari duel antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Berita Terkait
-
Sentil Persija hingga Nostalgia GBK, Pelatih Bulgaria Ungkap Perubahan Besar Timnas Indonesia
-
4 Pemain Tertinggi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Elkan Baggott Paling Menonjol
-
'Kejanggalan' Pemilihan Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Beri Penjelasan
-
Respons Elkan Baggott Lihat Timnas Indonesia Kini Penuh Pemain Top
-
Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia
-
BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok
-
Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink
-
Dampak Gempa Kolombia: 5 Provinsi Siaga Merah, 86 Gedung Hancur, 7 Bandara Ditutup
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
Review Film Forrest Gump: Potret Indah Kejujuran Hati yang Menembus Zaman
-
Alphard Ringsek Dihantam Trailer, KH Anwar Zahid Tetap Berangkat Dakwah
-
Lewat BRILink Agen, Danantara Perluas Akses Ekonomi ke Pelosok Negeri
-
Rectors Game: Cara Unik IPB University Sambut dan Bangkitkan Semangat Mahasiswa Baru di MPKMB 63
-
Mengapa Kemenhut Dorong Perdagangan Karbon Berintegritas?