- Absennya Dean James akibat masalah administratif membuka persaingan baru di posisi bek kiri Timnas Indonesia.
- Tiga kandidat utama penggantinya adalah Calvin Verdonk yang berpengalaman, Eliano Reijnders yang serbabisa, dan Dony Tri Pamungkas yang agresif.
- Keputusan akhir kini ada di tangan pelatih John Herdman, di mana posisi bek kiri akan menjadi sangat krusial dalam laga kontra St Kitts and Nevis.
Suara.com - Skuad Timnas Indonesia dihadapkan pada situasi tak terduga yang memaksa pelatih John Herdman melakukan perubahan rencana di sektor bek kiri.
Absennya Dean James akibat masalah administratif membuat persaingan di posisi vital ini kembali terbuka lebar jelang laga perdana FIFA Series 2026.
Keputusan kini ada di tangan sang pelatih untuk memilih di antara tiga nama kuat yang siap mengisi kekosongan tersebut saat melawan St Kitts and Nevis.
Padahal, sang pemain sebelumnya diproyeksikan akan menjadi bagian penting dari rencana utama sang juru taktik.
Pencoretan mendadak ini tentu berdampak pada keseimbangan dan persiapan akhir tim yang sudah semakin dekat dengan hari pertandingan.
Opsi paling aman dan logis untuk mengisi posisi tersebut jatuh kepada Calvin Verdonk.
Ia merupakan seorang bek kiri natural yang dibekali dengan segudang pengalaman matang di level tertinggi.
Verdonk dikenal memiliki mobilitas tinggi, umpan akurat, serta kemampuan luar biasa dalam membantu proses membangun serangan dari lini belakang.
Pilihan menarik lainnya datang dari sosok pemain serbabisa, Eliano Reijnders.
Baca Juga: 'Kejanggalan' Pemilihan Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Beri Penjelasan
Ia sangat dikenal dengan fleksibilitasnya yang mampu bermain di berbagai posisi berbeda.
Bersama klubnya, Eliano cukup sering dipercaya untuk tampil mengawal sisi kiri pertahanan.
Kontribusinya juga sangat signifikan dalam hal distribusi bola serta catatan assist yang impresif.
Selain dua nama di atas, ada juga talenta muda potensial yakni Dony Tri Pamungkas.
Ia menawarkan energi melimpah, agresivitas tinggi, serta keberanian dalam melakukan duel satu lawan satu.
Dony terbiasa bermain sebagai seorang wingback dalam skema permainan yang lebih menyerang.
Tag
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Bikin Timnas Indonesia Tambah Opsi Senjata Mematikan, Apa Itu?
-
Lawan Timnas Indonesia, Pelatih St Kitts and Nevis Cuek Soal Perbedaan Ranking FIFA
-
4 Pilar Persija di Timnas Indonesia Bawa Misi Besar, Siap Tempur di FIFA Series 2026
-
Sentil Persija hingga Nostalgia GBK, Pelatih Bulgaria Ungkap Perubahan Besar Timnas Indonesia
-
4 Pemain Tertinggi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Elkan Baggott Paling Menonjol
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia