- Pelatih John Herdman memperingatkan penggemar Timnas Indonesia agar siap menghadapi masa pasang-surut tim selama proses menuju Piala Dunia 2030.
- Ia menjamin Skuad Garuda akan lolos ke Piala Dunia dalam empat tahun ke depan, berkaca pada kesuksesannya saat menukangi tim nasional Kanada.
- Kemenangan 4-0 atas St Kitts and Nevis dinilai Herdman hanya sebagai langkah kecil untuk menanamkan mentalitas juara di dalam tubuh tim.
Suara.com - Kemenangan telak yang baru saja diraih Timnas Indonesia rupanya tidak membuat sang pelatih kepala, John Herdman, lupa daratan.
Juru taktik asal Inggris tersebut justru memanfaatkan momen euforia ini untuk memberikan sebuah peringatan penting kepada seluruh pendukung Skuad Garuda.
Ia secara terbuka meminta para penggemar untuk mempersiapkan mental menghadapi potensi pasang-surut performa tim nasional di masa depan.
Pesan mendalam tersebut disampaikannya pada sesi jumpa pers usai laga pertandingan antaranegara melawan St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat malam.
Berbekal pengalamannya saat menukangi Kanada, ia menyadari betul bahwa membangun sebuah tim juara membutuhkan proses yang tidak instan.
“Maka saya berharap para penggemar dapat bersama kami karena akan ada pasang-surut. Saya mempelajarinya di (timnas) Kanada dalam rentang waktu lebih dari lima tahun. Ini tidak pernah menjadi garis lurus,” tutur John Herdman.
Fluktuasi performa diyakini akan menjadi makanan sehari-hari dalam misi besar skuad Merah Putih menuju putaran final Piala Dunia 2030.
Ia pun meminta seluruh elemen suporter untuk tetap setia mendampingi perjuangan para pemain, baik saat berada di puncak kejayaan maupun di titik terendah.
“Anda harus menderita, Anda harus menikmatinya, bersama-sama, namun saya jamin kepada Anda, dalam rentang waktu empat tahun kami akan berada di sana. Kami akan lolos dengan tim ini,” kata Herdman menegaskan.
Baca Juga: Kombinasi 7 Negara, Bukti Keseriusan Tim Kepelatihan John Herdman
Target lolos ke Piala Dunia 2030 kini menjadi napas dan motivasi utama bagi seluruh elemen di dalam tubuh tim nasional.
“Anda menyebutkan kualifikasi Piala Dunia. Itulah misinya. Tujuan kami adalah… Kami memiliki 280 juta alasan mengapa kami bangun setiap hari untuk melakukan apa yang kami kerjakan,” ujar Herdman menambahkan.
Sang pelatih berhasrat kuat untuk mengukir sejarah baru dan memberikan kebanggaan tak terhingga bagi ratusan juta rakyat Indonesia.
“Orang-orang ini sudah sangat jelas bahwa kami ingin menjadi tim putra pertama yang lolos (Piala Dunia) untuk negara ini dan berada di kelompok istimewa itu, dan memiliki momen dengan setiap anak, kakek-nenek, ibu, ayah, di negara ini," ungkapnya dengan penuh semangat.
Terkait kemenangan meyakinkan 4-0 atas lawannya malam itu, ia menilainya hanya sebagai langkah awal dari sebuah perjalanan yang sangat panjang.
“Ini langkah kecil. Kami menetapkan mentalitas. Ketika kami menargetkan menang 4-0 dengan clean sheet, kami menyelesaikannya. Bukan 3-0 atau 2-0, tapi kami berkomitmen untuk mencapai target,” katanya mengapresiasi kerja keras pemain.
Berita Terkait
-
PSSI Buka Suara Persoalan Paspor Dean James Hingga Tak Dibawa ke Timnas Indonesia
-
John Herdman Merinding dengan Lagu Indonesia Raya di GBK
-
Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini
-
Kehebatan Transisi Cepat Timnas Indonesia Diakui Saint Kitts and Nevis
-
Duo Ambon 'Menyala' Beda Negara: Tijjani Jadi Pahlawan Belanda, Eliano Reijnders Bantu Garuda
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir
-
Lawan Tanjung Verde di Babak 32 Besar Lionel Scaloni Peringatkan Lionel Messi Cs
-
dengan Hati yang Hancur, Kekasih Cody Gakpo Bagikan Kabar Duka di Tengah Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga