Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:16 WIB
Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hma/wpa]
Baca 10 detik
  • Pelatih John Herdman menyebut Timnas Indonesia kehilangan kreativitas karena absennya Marselino Ferdinan dan Miliano Jonathans yang sedang cedera.
  • Meskipun Thom Haye juga absen karena sanksi FIFA, Herdman secara spesifik merindukan sentuhan dua bintang muda tersebut di atas lapangan.
  • Herdman sangat takjub dengan atmosfer GBK saat menang 4-0 atas St Kitts and Nevis dan berjanji memberikan segalanya bagi para pendukung skuad Garuda.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman secara mengejutkan tidak menyebut nama Thom Haye saat membahas kurangnya kreativitas skuad Garuda.

Padahal, Thom Haye yang absen akibat sanksi FIFA selama ini dikenal luas sebagai motor serangan dan pengatur ritme permainan Skuad Garuda.

Sang juru taktik rupanya justru merindukan kehadiran Marselino Ferdinan dan Miliano Jonathans yang terpaksa menepi akibat cedera.

Thom Haye. (Instagram/thomhaye)

Pernyataan menarik ini dilontarkan sang pelatih usai memimpin debutnya dengan kemenangan telak 4-0 atas St Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026).

Kemenangan meyakinkan di ajang ekshibisi internasional tersebut sekaligus memastikan tiket final bagi pasukan Merah Putih untuk menantang Bulgaria pada Senin (30/3) mendatang.

Absennya sejumlah pilar utama diakui sedikit mengurangi daya ledak serangan dan imajinasi tim asuhannya di atas lapangan hijau.

“Kembali ke komposisi pemain, saya pikir kami kehilangan sejumlah pemain, saya memikirkan Marselino (Ferdinan), Miliano (Jonathan), kami kehilangan sedikit kreativitas, dan Kevin Diks bermain di peran yang tinggi dan melebar, pekerjaan yang luar biasa, menunjukkan profesionalismenya malam ini,” ucap John Herdman dikutip dari Antara.

Meskipun kehilangan daya kreativitas dari dua bintang mudanya, ia merasa sangat puas dengan kedalaman skuad yang sukses mengamankan kemenangan.

Marselino Ferdinan saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Bahrain (the-afc.com)

“Jadi saya senang, senang dengan komposisinya, tetapi ada lebih banyak pemain yang akan datang dan bersaing,” ucap pelatih 50 tahun itu.

Baca Juga: Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan

Ketatnya persaingan internal ini diharapkan mampu memacu motivasi setiap individu untuk memberikan performa terbaiknya demi seragam kebanggaan negara.

“Jadi grup yang ada di sini, saya harus memenangkan seragam itu (posisi di tim) di setiap pertandingan, dan mudah-mudahan mereka bisa mempertahankan seragam itu dan membuat pemain lain yang biasanya menjadi pemain utama, mendapatkan hak untuk kembali masuk (skuad timnas),” ucap John Herdman menambahkan.

Di luar aspek teknis di atas lapangan, pria asal Inggris ini juga mengaku sangat takjub dengan atmosfer luar biasa yang disuguhkan oleh para pendukung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, atmosfer di sini unik, sangat unik,” kata John Herdman pada jumpa pers setelah pertandingan usai.

Miliano Jonathans cetak gol di Jong FC Utrecht ketika asisten pelatih Timnas Indonesia, Denny Landzaat memantaunya. (Instagram/@timnasindonesia)

Gemuruh nyanyian penonton dan semangat nasionalisme yang membara membuatnya merasakan koneksi emosional yang belum pernah ia alami sepanjang kariernya.

“Lagu kebangsaannya begitu bertenaga, Anda bisa merasakan koneksinya di sana,” kata John Herdman.

Load More