- Timnas Indonesia menang telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di laga debut FIFA Series 2026 pada 27 Maret 2026.
- Pelatih John Herdman menetapkan misi utama membawa Skuad Garuda lolos dan tampil di ajang Piala Dunia 2030.
- Kemenangan besar tersebut merupakan langkah awal, Herdman meminta dukungan publik karena perjalanan menuju Piala Dunia akan berliku.
Suara.com - Kemenangan telak Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis di ajang FIFA Series 2026 bukan sekadar hasil manis di laga debut. Di balik itu, John Herdman langsung menancapkan ambisi besar: membawa Skuad Garuda tampil di Piala Dunia 2030.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026), Indonesia tampil dominan sejak awal hingga akhir laga. Empat gol tanpa balas menjadi penegas superioritas tim Merah Putih di hadapan publik sendiri.
Brace Beckham Putra Nugraha pada menit ke-13 dan ke-25 membuka jalan kemenangan. Keunggulan kemudian diperlebar lewat gol Ole Romeny di menit ke-52, sebelum ditutup oleh Mauro Zijlstra pada menit ke-74.
Namun bagi Herdman, skor besar itu hanyalah permulaan dari perjalanan panjang yang sudah ia rancang. Fokus utamanya jauh lebih besar dari sekadar kemenangan di FIFA Series.
"Mengenai lolos ke Piala Dunia, itulah misinya. Tujuan kami adalah, kami memiliki 280 juta alasan mengapa kami bangun setiap hari untuk melakukan apa yang kami lakukan," ujar Herdman.
Ambisi tersebut terasa realistis jika melihat sejarah terbaru. Indonesia sempat berada di jalur menuju Piala Dunia FIFA 2026, namun perubahan di kursi pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert membuat langkah Garuda terhenti di putaran keempat kualifikasi zona Asia.
Kini, Herdman ingin membangun ulang fondasi tim dengan mimpi yang lebih besar—menciptakan generasi emas pertama yang mampu membawa Indonesia ke panggung dunia.
"Para pemain sangat jelas bahwa kami ingin menjadi kelompok pria pertama yang meloloskan negara ini dan menjadi kelompok yang istimewa, dan mendapatkan momen itu dengan setiap anak, kakek-nenek, ibu, ayah di negara ini. Itulah yang kami perjuangkan," ucap Herdman.
Ia menegaskan bahwa setiap proses yang dijalani tim saat ini adalah bagian dari langkah kecil menuju target besar tersebut.
Baca Juga: Respons Berkelas Beckham Putra usai Cetak Brace dan Bungkam Kritik Netizen
"Jadi setiap hari, para penggemar tidak perlu ragu bahwa kami berjuang menuju satu tujuan itu. Semuanya yang kami lakukan adalah tentang itu. Dan ini langkah-langkah kecil. Hari ini adalah langkah kecil," ungkapnya.
Herdman juga menyoroti mentalitas tim saat mengalahkan Saint Kitts dan Nevis. Menurutnya, komitmen pemain untuk menyelesaikan laga dengan sempurna—baik dalam menyerang maupun bertahan—menjadi fondasi penting.
"Kami menetapkan mentalitas. Ketika kami membulatkan tekad untuk 4-0, clean sheet, kami menyelesaikannya. Ketika kelompok ini membulatkan tekad untuk menyelesaikannya, kami menyelesaikannya. Bukan 3-0, bukan 2-0, mereka berkomitmen. Dan itu adalah bagian besar dari apa yang harus menjadi perjalanan ini," tutur Herdman.
Di akhir, pelatih asal Kanada itu mengingatkan bahwa perjalanan menuju Piala Dunia tidak akan selalu mulus. Akan ada pasang surut yang harus dilalui bersama.
"Jadi saya harap para penggemar bisa tetap bersama kami karena akan ada pasang surut. Pasang dan surut. Saya belajar itu dengan Kanada selama periode lima tahun," tegasnya.
"Tidak pernah berupa garis lurus. Anda harus menderita. Anda harus saling menikmati bersama, tetapi saya jamin, dalam empat tahun ke depan kita akan berada di sana. Kita akan lolos," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana