- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membela Ramadhan Sananta pasca kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.
- Herdman menekankan kontribusi Sananta meliputi pembukaan ruang dan lini pertama 'pressing' dalam tim.
- Pembelaan ini muncul akibat kritik media sosial terhadap Sananta yang gagal mencetak gol selama 72 menit bermain.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pembelaan terhadap penampilan Ramadhan Sananta saat kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat lalu.
Sananta menjadi sorotan karena gagal mencetak gol meski bermain selama 72 menit sebagai penyerang utama. Namun, Herdman menilai kontribusi pemain berusia 23 tahun itu tidak bisa diukur hanya dari jumlah gol.
"Beberapa komentar di media sosial tidak pantas. Kita harus punya standar yang lebih baik sebagai bangsa. Perannya adalah membuka ruang, menjadi lini pertama dalam pressing," kata Herdman di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.
Ia bahkan membandingkan peran Sananta dengan striker Olivier Giroud, yang tetap dianggap penting bagi Timnas Prancis di Piala Dunia 2018 meski tidak mencetak gol.
"Jika Anda lihat Olivier Giroud, dia pernah tidak mencetak gol di Piala Dunia (2018), tapi tidak dikritik karena kontribusinya untuk tim," tambah dia.
Menurut Herdman, pergerakan tanpa bola Sananta justru memberi dampak besar bagi rekan-rekannya di lini serang, seperti Beckham Putra dan Ole Romeny.
"Sananta adalah pemain seperti itu. Dia bermain untuk tim," kata Herdman menegaskan pentingnya peran Sananta.
"Pergerakannya membuka ruang bagi Ole Romeny, Ragnar, Beckham, dan lainnya. Jadi saya harap suporter bisa lebih tenang dan menghargai kerja kerasnya. Dia sangat bangga menjadi orang Indonesia, dan sulit melihat kritik berlebihan terhadap pemain seperti dia. Kita harus menjadi lebih baik sebagai bangsa," tambah dia.
Di level klub, Sananta saat ini membela DPMM FC di Liga Malaysia dengan catatan empat gol dan dua assist musim ini. Sementara bersama Timnas Indonesia, ia telah mengoleksi 17 caps dan mencetak enam gol.
Baca Juga: Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia Bantai Bulgaria
"Kami membutuhkan Ramadhan Sananta," kata Herdman.
(Antara)
Berita Terkait
-
Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia Bantai Bulgaria
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Carlo Ancelotti Ogah Ladeni Psywar Jepang, Fokus Bawa Brasil ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan