- Calvin Verdonk mendorong bek muda Dony Tri Pamungkas agar mampu meniti karier profesional di kompetisi sepak bola Eropa.
- Dony menjadikan masukan seniornya sebagai motivasi untuk terus mengembangkan kualitas permainan agar dapat menarik minat pemandu bakat.
- Dony fokus memberikan performa maksimal bersama klubnya di liga demi menjaga peluang bertahan di Timnas Indonesia secara konsisten.
Suara.com - Pujian sekaligus dorongan berharga datang untuk bek muda Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas.
Tak tanggung-tanggung, dorongan itu datang dari rekan setimnya yang merumput di Liga Prancis, Calvin Verdonk yang berharap suatu saat nanti bisa melihat Dony berkarier di kompetisi Eropa.
Menanggapi harapan dari seniornya itu, Dony tidak lantas besar kepala. Pemain Persija Jakarta ini justru menjadikannya sebagai suntikan motivasi untuk bekerja lebih keras lagi.
"(Dorongan untuk berkarir di liga-liga Eropa) itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya," kata Dony Tri Pamungkas dikutip dari Antaranews.
Meski menyambut baik harapan tersebut, pemain berusia 21 tahun itu menunjukkan kedewasaannya.
Ia sadar betul bahwa tiket menuju kompetisi Eropa tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diraih dengan pembuktian kualitas di level klub agar bisa menarik minat para pemandu bakat.
Dony mengungkapkan selama pemusatan latihan FIFA Series 2026, ia banyak memanfaatkan waktu untuk berdiskusi dengan Verdonk.
Ia mendengarkan berbagai pengalaman berharga dan mendapatkan masukan penting agar bisa bermain tanpa beban dan dengan kepercayaan diri penuh.
“Dia (Calvin Verdonk) bilang kepada saya untuk bermain seperti saat latihan, bermain lepas, dan tidak perlu merasa lebih rendah dari pemain lain,” kata penggawa Persija tersebut.
Baca Juga: Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
Terlepas dari mimpi besar berkarier di Eropa, Dony menegaskan bahwa ia tidak mau melangkahi proses.
Fokus utamanya saat ini adalah memberikan performa maksimal untuk klubnya di Super League demi menjaga tempatnya di tim nasional.
Ia yakin, performa konsisten di liga adalah satu-satunya jalan untuk terus dipantau oleh pelatih.
“Saya fokus step by step dulu. Setelah ini saya fokus ke klub dan ke diri saya sendiri untuk terus memberikan yang terbaik di liga, supaya tetap dipantau oleh pelatih," ujar Dony.
"Karena saya kira kalau saya tidak bisa memberikan yang terbaik di liga, tidak mungkin juga bisa dipilih,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Sempat Diragukan, Lini Tengah Timnas Indonesia Ternyata Stabil!
-
Fakta John Herdman di 2 Laga FIFA Series, Eksploratif Tapi Tanggung Jawab!
-
Setelah Tampil Ganas di FIFA Series 2026, Apa Lagi Tantangan Timnas Indonesia?
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Thom Haye Sebut Timnas Indonesia Harusnya Menang atas Bulgaria
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Piala Indonesia Segera Bangkit? I.League Buka Suara soal Jadwal Padat
-
Super League 2026/2027 Resmi Hapus Aturan Wajib Mainkan Pemain U-23
-
Strategi Cyle Larin di Piala Dunia 2026, Timnas Kanada Bidik Target Juara demi Cetak Sejarah Baru
-
Terpeleset di Jepara, Borneo FC Belum Menyerah dalam Perebutan Gelar Juara Super League
-
Persib Bisa Gagal Juara Super League 2025/2026 di Pekan Akhir, Borneo FC Berpeluang jadi Kampiun
-
Jadwal Pekan Pamungkas Super League 2025/2026: Gelar Juara Persib Bisa Melayang
-
Persija Juara U-20, Berikut Daftar Penerima Penghargaan EPA Super League 2025/2026
-
Krisis Timnas Tunisia Jelang Kick Off Piala Dunia 2026! Pemain Tolak Bela Tim Nasional
-
Dia Mungkin Marah ke Saya! Pengakuan Deschamps Usai Coret Camavinga dari Skuat Prancis
-
Wow! Piala Dunia 2026: Buka 824 Ribu Lapangan Pekerjaan, Sumbang Rp656 T untuk Ekonomi Dunia