- Media Malaysia, Palataoball, menuduh pemain Timnas Indonesia seperti Nathan Tjoe-A-On dan Dean James menggunakan paspor tidak sah di Liga Belanda.
- Tuduhan tersebut dibantah keras karena masalah sebenarnya adalah soal administrasi perubahan status kewarganegaraan dari Uni Eropa menjadi non-Uni Eropa.
- Pemain non-Uni Eropa wajib memenuhi syarat izin kerja dan gaji minimum 600 ribu euro, sementara kontrak lama pemain belum disesuaikan oleh pihak klub.
Kehilangan paspor lokal ini berdampak langsung pada regulasi ketat di kompetisi kasta tertinggi seperti Eredivisie.
Aturan terbaru mengharuskan pemain berstatus non-Uni Eropa untuk memenuhi sejumlah persyaratan administratif yang sangat ketat.
Syarat utama yang harus dipenuhi mencakup kepemilikan izin kerja yang sah serta pemenuhan standar gaji minimum.
Regulasi menetapkan bahwa nilai minimal gaji bagi pemain non-Uni Eropa menyentuh angka 600 ribu euro atau sekitar belasan miliar rupiah per tahun.
Masalah birokrasi ini muncul karena kontrak lama para pemain dibuat saat mereka masih berstatus sebagai pemain lokal Belanda.
Ketika status kewarganegaraan mereka berubah menjadi WNI, pihak klub ternyata belum melakukan penyesuaian nilai kontrak dan izin kerja yang baru.
Kasus Dean James di klub Go Ahead Eagles menjadi contoh paling nyata dari permasalahan administratif ini.
Situasi celah hukum ini kemudian dimanfaatkan oleh klub rival, NAC Breda, untuk melayangkan protes resmi.
Mereka secara spesifik mempertanyakan kelayakan administrasi Dean James saat diturunkan bermain melawan timnya.
Baca Juga: Titik Terang Polemik Paspor, 4 Pemain Timnas Indonesia Tak Akan Lama Dibekukan Klub Belanda
Aduan administratif inilah yang kemudian memicu efek domino dan menyeret nama-nama pemain keturunan lainnya.
Saat ini, Federasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) tengah melakukan proses investigasi mendalam terkait kasus ini.
Selama proses penyelidikan berjalan, klub-klub memilih langkah aman dengan menonaktifkan sementara para pemain yang bersangkutan.
Langkah pembekuan ini diambil semata-mata untuk menghindari sanksi akibat potensi pelanggaran regulasi liga, bukan karena adanya pemalsuan paspor.
Kesimpulannya, polemik ini murni masalah sinkronisasi administrasi klub dengan regulasi ketat liga Belanda.
Oleh karena itu, tuduhan penggunaan paspor palsu yang dilontarkan oleh media Malaysia tersebut bisa dipastikan tidak memiliki dasar fakta yang kuat.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Sempat Jadi Lawan Timnas Indonesia, 4 Negara ini Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Ironi Elkan Baggott: 2 Laga di Timnas Indonesia Lewati Menit Bermain Semusim di Ipswich Town
-
Ole Romeny Ketagihan Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman
-
4 Negara yang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Rapor Mentereng Dony Tri Pamungkas, Bikin Pelatih Timnas Indonesia Terkesima
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
-
Dear Lionel Messi! Viral Isi Surat Penuh Cinta Bocah 8 Tahun untuk Sang Goat
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan
-
Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko
-
Sorot Mata dan Gestur Badan Rayan Cherki Picu Spekulasi Keretakan di Timnas Prancis
-
Kegagalan di Piala Dunia 2026 Berubah Jadi Krisis di Korsel, Pemerintah Turun Tangan
-
Transfer Ban FIFA Tak Mempan? Persib Diam-Diam Rekrut Pemain Baru