- Dony Tri Pamungkas tampil solid dan agresif dalam dua laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, yang sukses membuat pelatih John Herdman takjub.
- Selama 108 menit bermain, Dony mencatat 63 umpan sukses (85% akurasi), menciptakan 3 peluang, 1 dribel sukses, 2 tekel, 6 intersep, dan 2 sapuan.
- Berkat kontribusi dua arahnya yang sangat seimbang, masa depan pemain muda Persija ini di Skuad Garuda diyakini akan semakin cerah.
Suara.com - Penampilan luar biasa yang ditunjukkan Dony Tri Pamungkas di pergelaran FIFA Series 2026 belakangan ini sukses menyita perhatian publik sepak bola Tanah Air.
Bintang muda berbakat milik Persija Jakarta itu tampil begitu solid dalam mengawal area pertahanan maupun membantu skema penyerangan Timnas Indonesia.
Tidak heran jika aksi briliannya di atas lapangan sukses membuat pelatih baru skuad Garuda, John Herdman, merasa sangat takjub.
Sepanjang turnamen internasional tersebut berlangsung, Dony selalu mendapat kepercayaan untuk terlibat dalam dua laga krusial yang dilakoni Indonesia.
Kepercayaan penuh langsung diberikan saat ia diturunkan sebagai starter pada laga perdana melawan St. Kitts and Nevis yang berkesudahan dengan kemenangan telak 4-0.
Pertandingan tersebut seolah menjadi panggung pembuktian awal yang sempurna bagi Dony untuk memamerkan kualitas individunya di level internasional.
Pada partai puncak melawan tim kuat Bulgaria, sang bek sayap kembali mendapat menit bermain meski harus mengawalinya dari bangku cadangan.
Ia baru dimasukkan pada menit ke-73 untuk menggantikan peran Justin Hubner demi menambah daya gedor tim dari sisi sayap.
Walaupun hanya bermain singkat di laga final, kontribusinya di atas lapangan tetap terasa sangat signifikan bagi keseimbangan permainan tim.
Baca Juga: Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan: Andai Tahu Begini, Saya Pilih Timnas Indonesia
Secara teknis, pemain berusia 21 tahun ini tampil dengan tingkat kepercayaan diri dan agresivitas yang sangat tinggi di sepanjang turnamen.
Ia tak ragu melakukan tusukan-tusukan tajam dari sisi kiri pertahanan lawan yang dipadukan dengan kecepatan lari di atas rata-rata.
Visi bermainnya juga patut diacungi jempol lewat umpan-umpan diagonal akurat yang kerap menebar ancaman berbahaya di area sepertiga akhir lawan.
Bukan hanya piawai dalam membantu skema ofensif, Dony juga terbukti sangat disiplin dan aktif saat tim harus turun membantu pertahanan.
Ia tercatat beberapa kali sukses melakukan sapuan bola krusial untuk mematahkan gelombang serangan balik kilat dari pihak lawan.
Kontribusi dua arah yang seimbang antara menyerang dan bertahan ini menjadi nilai tambah yang sangat berharga bagi skema taktik pelatih.
Berita Terkait
-
Titik Terang Polemik Paspor, 4 Pemain Timnas Indonesia Tak Akan Lama Dibekukan Klub Belanda
-
Bukan Calvin Verdonk, Pesan Pemain Senilai 12 Miliar Jadi Motivasi Dony Tri Pamungkas
-
Rahasia Dony Tri Pamungkas Gocek Dua Pemain Bulgaria Sampai Tabrakan
-
Dean James hingga Justin Hubner Terancam Tak Lagi Bisa Bela Timnas Indonesia Buntut Skandal Paspor
-
Justin Hubner Cuma Bisa Geleng-geleng Isu Paspor di Liga Belanda
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Super League Belum Mulai, Persib Dilaporkan Mau Ganti Pelatih
-
Witan Sulaeman Tak Sabar Dilatih Shin Tae-yong, Bertekad Akhiri Puasa Gelar Persija
-
Kata-kata Thomas Tuchel Timnas Inggris Susah Payah Kalahkan Kongo, Disambar Gol Kilat
-
Jelang Portugal vs Kroasia, Bernardo Silva: Luka Modric Idola Saya
-
Bukan Lamine Yamal, Sosok Ini Jadi Nyawa Timnas Spanyol Lawan Austria
-
Persija Segera Resmikan Denis Kolinger, Bek Kroasia Sudah Pamit dari NK Lokomotiva
-
5 Fakta Penting Jelang Spanyol vs Austria, Benteng Kokoh La Roja Melawan Agresivitas Rangnick
-
Kongres PSSI 2026 Digelar Berbarengan Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Habib Ikut Kecewa Senegal Kena Comeback Belgia: Rasanya Hancur!
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra