- Leeds United melaju ke semifinal Piala FA usai mengalahkan West Ham United lewat adu penalti skor 4-2 pada Minggu.
- Pascal Struijk menjadi penentu kemenangan Leeds setelah pertandingan berakhir imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu selesai digelar.
- Leeds United akan menghadapi Chelsea di babak semifinal dengan misi menciptakan sejarah baru di Stadion Wembley mendatang.
Suara.com - Bek Leeds United keturunan Indonesia, Pascal Struijk, menegaskan bahwa timnya sangat layak melangkah ke semifinal Piala FA setelah memetik kemenangan dramatis dalam drama adu penalti melawan West Ham United pada Minggu (5/4/2026) waktu setempat.
Struijk menjadi penentu kemenangan setelah eksekusinya memastikan skor penalti berakhir 4-2 untuk Leeds. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi bek jangkung tersebut, mengingat perjuangan keras yang harus dilewati seluruh punggawa The Whites.
"Saya sudah katakan sebelum pertandingan bahwa akan menjadi kemenangan yang sangat, sangat besar jika kami menang hari ini," ungkap Pascal Struijk, dilansir dari Tribal Football.
Ia juga mengapresiasi dukungan luar biasa dari para suporter yang hadir. Baginya, bisa kembali berlaga di Stadion Wembley adalah sebuah tantangan yang sangat menarik.
"Harus berlanjut hingga adu penalti setelah perjuangan besar, dan mereka (West Ham) bermain bagus untuk bangkit, tapi saya sangat senang untuk kami dan para penggemar. Ini adalah tantangan luar biasa untuk pergi ke Wembley sekarang dan melihat apa yang bisa kami lakukan di sana," lanjutnya.
Mengenai ketenangan timnya saat adu penalti, Struijk memuji kedisiplinan rekan-rekannya. Ia juga memberikan kredit khusus kepada sang penjaga gawang, Luca Perri, yang tampil gemilang di bawah mistar.
"Kami sangat terlatih, sejak awal kami tahu apa yang harus dilakukan. Saya pikir tim menunjukkan ketenangan yang nyata, terutama di momen-momen sulit saat mereka memberikan tekanan, tapi menurut saya kami sangat bagus. Lalu melihat semua penalti itu, dan saya harus memberikan sedikit apresiasi untuk Luca (Perri). Dia juga luar biasa hari ini!" tambah Struijk.
Di babak semifinal nanti, Leeds United sudah ditunggu oleh raksasa London, Chelsea. Berkaca pada rekam jejak pertemuan kedua tim di liga musim ini, Struijk merasa cukup optimistis meski tetap bersikap rendah hati.
Baca Juga: Hasil Undian dan Jadwal Semifinal Piala FA: Chelsea Hadapi Leeds, Man City Jumpa Southampton
"Jika Anda melihat di liga, saya rasa kami punya dua hasil bagus melawan Chelsea, jadi, saya tidak ingin mengatakan apa pun secara berlebihan, tapi semoga kami bisa melakukannya untuk ketiga kalinya," katanya.
Bagi skuad Leeds, kunjungan ke Wembley kali ini juga mengusung misi penebusan dosa atas kegagalan di masa lalu. Mereka bertekad menghapus memori buruk dan menggantinya dengan sejarah baru yang membanggakan.
"Setelah pengalaman terakhir kami di Wembley, kami ingin menciptakan pengalaman yang lebih baik. Saat kami pergi ke sana, kami akan mencoba dan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kenangan indah," pungkas Struijk.
(Antara)
Berita Terkait
-
Hasil Undian dan Jadwal Semifinal Piala FA: Chelsea Hadapi Leeds, Man City Jumpa Southampton
-
Big Match Semifinal Piala FA: Chelsea Bentrok Leeds, City Waspadai Soton
-
Liverpool Dihajar Manchester City, Virgil Van Dijk Buka Suara
-
Arsenal Disingkirkan Southampton dari Piala FA, Ini Dalih Mikel Arteta
-
Jadwal Perempat Final Piala FA 2026: Manchester City vs Liverpool Jadi Laga Utama
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Nama Jay Idzes Ikut Terseret dalam Pusaran Rumor Transfer Manchester United
-
Perburuan Gelar Juara, Beckham Putra Anggap 8 Laga Sisa sebagai Final
-
Negara Piala Dunia Bakal Dihadapi Timnas Indonesia di Lanjutan FIFA Series 2026, Siapa Dia?
-
Buriram United Diambang Juara, Sandy Walsh Siap Pecahkan Rekor Langka di Kasta Tertinggi Thailand
-
Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Kamboja Diperkuat 9 Pemain Naturalisasi
-
Punya Potensi, 4 Pemain Super League dan Abroad Ini Layak Diberi Kesempatan oleh John Herdman
-
Kenapa Maarten Paes Bisa Lolos dari Skandal Paspor Gate di Belanda?
-
Mauricio Souza Protes Kartu Merah Jordi Amat saat Persija Tumbang Dramatis
-
Amunisi Lini Serang Pulih, AC Milan Siap Tempur di Markas Napoli
-
Persib Bandung Unggul 9 Poin, Bojan Hodak Was-was: Gelar Belum di Tangan