Bola / Liga Inggris
Senin, 06 April 2026 | 14:14 WIB
Pascal Struijk merupakan pemain keturunan Grade A yang malang melintang di Inggris bersama Leeds United. (IG Pascal Struijk)
Baca 10 detik
  • Leeds United melaju ke semifinal Piala FA usai mengalahkan West Ham United lewat adu penalti skor 4-2 pada Minggu.
  • Pascal Struijk menjadi penentu kemenangan Leeds setelah pertandingan berakhir imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu selesai digelar.
  • Leeds United akan menghadapi Chelsea di babak semifinal dengan misi menciptakan sejarah baru di Stadion Wembley mendatang.

Suara.com - Bek Leeds United keturunan Indonesia, Pascal Struijk, menegaskan bahwa timnya sangat layak melangkah ke semifinal Piala FA setelah memetik kemenangan dramatis dalam drama adu penalti melawan West Ham United pada Minggu (5/4/2026) waktu setempat.

Struijk menjadi penentu kemenangan setelah eksekusinya memastikan skor penalti berakhir 4-2 untuk Leeds. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.

Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi bek jangkung tersebut, mengingat perjuangan keras yang harus dilewati seluruh punggawa The Whites.

"Saya sudah katakan sebelum pertandingan bahwa akan menjadi kemenangan yang sangat, sangat besar jika kami menang hari ini," ungkap Pascal Struijk, dilansir dari Tribal Football.

Ia juga mengapresiasi dukungan luar biasa dari para suporter yang hadir. Baginya, bisa kembali berlaga di Stadion Wembley adalah sebuah tantangan yang sangat menarik.

"Harus berlanjut hingga adu penalti setelah perjuangan besar, dan mereka (West Ham) bermain bagus untuk bangkit, tapi saya sangat senang untuk kami dan para penggemar. Ini adalah tantangan luar biasa untuk pergi ke Wembley sekarang dan melihat apa yang bisa kami lakukan di sana," lanjutnya.

Mengenai ketenangan timnya saat adu penalti, Struijk memuji kedisiplinan rekan-rekannya. Ia juga memberikan kredit khusus kepada sang penjaga gawang, Luca Perri, yang tampil gemilang di bawah mistar.

"Kami sangat terlatih, sejak awal kami tahu apa yang harus dilakukan. Saya pikir tim menunjukkan ketenangan yang nyata, terutama di momen-momen sulit saat mereka memberikan tekanan, tapi menurut saya kami sangat bagus. Lalu melihat semua penalti itu, dan saya harus memberikan sedikit apresiasi untuk Luca (Perri). Dia juga luar biasa hari ini!" tambah Struijk.

Di babak semifinal nanti, Leeds United sudah ditunggu oleh raksasa London, Chelsea. Berkaca pada rekam jejak pertemuan kedua tim di liga musim ini, Struijk merasa cukup optimistis meski tetap bersikap rendah hati.

Baca Juga: Hasil Undian dan Jadwal Semifinal Piala FA: Chelsea Hadapi Leeds, Man City Jumpa Southampton

"Jika Anda melihat di liga, saya rasa kami punya dua hasil bagus melawan Chelsea, jadi, saya tidak ingin mengatakan apa pun secara berlebihan, tapi semoga kami bisa melakukannya untuk ketiga kalinya," katanya.

Bagi skuad Leeds, kunjungan ke Wembley kali ini juga mengusung misi penebusan dosa atas kegagalan di masa lalu. Mereka bertekad menghapus memori buruk dan menggantinya dengan sejarah baru yang membanggakan.

"Setelah pengalaman terakhir kami di Wembley, kami ingin menciptakan pengalaman yang lebih baik. Saat kami pergi ke sana, kami akan mencoba dan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kenangan indah," pungkas Struijk.

(Antara)

Load More