- Mikel Arteta mewaspadai kualitas serangan Sporting Lisbon pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (8/4).
- Sporting Lisbon membuktikan ketangguhannya dengan menyingkirkan Bodo/Glimt serta mengalahkan juara bertahan PSG di babak penyisihan liga.
- Arteta menekankan pentingnya Arsenal mengendalikan jalannya pertandingan untuk meredam variasi serangan lawan di Stadion Jose Alvalade.
Suara.com - Pelatih Arsenal Mikel Arteta mewaspadai kualitas yang dimiliki wakil Portugal, Sporting Lisbon.
Kedua tim akan bentrok pada leg pertama babak perempat final Liga Champions di Stadion Jose Alvalade, Rabu (8/4/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.
Menurut Arteta, tim asuhan pelatih Rui Borges itu memiliki banyak variasi serangan yang sangat membahayakan lawan-lawan mereka.
Inilah alasan, lanjut Arteta, mengapa Sporting berada di posisi saat ini, yaitu lolos ke babak perempat final dan juga bersaing ketat dalam perburuan juara di liga mereka.
"Sangat besar, dan itu alasan mengapa mereka bisa berada di posisi sekarang. Mereka punya banyak kualitas, variasi dalam menyerang, serta banyak pemain yang bisa menempati berbagai ruang di fase ofensif," kata Arteta, dikutip dari laman resmi Arsenal, Selasa (7/4/2026).
Di babak 16 besar, Sporting menyingkirkan Bodo/Glimt, tim yang sebelumnya menekuk Inter Milan pada babak play-off. Mereka menang 5-0 pada leg kedua di kandang sendiri, setelah di leg pertama kalah 0-3.
"Mereka bisa mengubah jalannya pertandingan karena kualitas individu yang dimiliki, bahkan masih ada pemain lain yang belum disebut yang juga punya kemampuan itu," ucap Arteta soal kualitas permainan Sporting.
"Biasanya, fase permainan ketika pemain-pemain itu mulai menempati posisi berbahaya sudah dimulai lebih awal. Jadi masalahnya sering muncul lebih cepat, dan jika terlambat diantisipasi, akan sulit untuk mengatasinya. Itulah yang sedang kami coba lakukan," tambah dia.
Dalam kesempatan yang sama, pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti Sporting yang sedang dalam momen bagus di musim ini, misalnya karena lolos ke babak gugur Liga Champions tanpa jalur play-off.
Baca Juga: Arsenal Pincang Hadapi Sporting, Arteta Pastikan Bukayo Saka dan Timber Masih Menepi
Sporting melenggang ke babak 16 besar dengan cara finis di posisi tujuh babak liga, dengan mengoleksi lima kemenangan, salah satunya saat mereka mengalahkan sang juara bertahan Paris Saint-Germain dengan skor 2-1 di kandang.
Hal inilah yang menurut Arteta, rekor-rekor pertemuan terakhir melawan tim asal Portugal itu, yang sejauh ini didominasi oleh Arsenal, tak terlalu berguna di lapangan.
Pada pertemuan terakhir, The Gunners mempermalukan Sporting yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri dengan skor telak 5-1.
"Setiap fase tim itu berbeda. Saat ini mereka sedang berada dalam momen yang sangat bagus, terutama dari cara mereka mencapai perempat final dan bagaimana mereka bermain, misalnya di sini melawan Paris, atau performa terbaru mereka di liga," kata Arteta.
"Namun pada akhirnya, saat peluit dibunyikan, itu tetaplah sebuah pertandingan dengan berbagai momen berbeda. Yang penting adalah bagaimana kami mengendalikan momen-momen itu untuk membawa permainan ke arah yang kami inginkan dan memenangkannya," tambah dia.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Eliano Reijnders: Laga Persib Bandung vs Persijap Final Demi Gelar Juara
-
Pep Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City: Jangan Tanyakan Alasan Saya Pergi
-
Michael Carrick Resmi Dipermanenkan sebagai Pelatih Manchester United hingga 2028
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit