- FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti 11 negara Asia Tenggara dan berlangsung pada kalender FIFA September hingga Oktober 2026.
- Turnamen ini menerapkan sistem fase gugur dengan pembagian tiga pot peringkat FIFA untuk menentukan alur babak kompetisi.
- Lima tim unggulan termasuk Indonesia langsung melaju ke perempat final guna memperebutkan gelar juara dengan poin ranking tinggi.
Suara.com - Setelah dinantikan, format resmi turnamen anyar FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya terungkap.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada FIFA Matchday September hingga Oktober 2026 dan akan diikuti oleh 11 negara Asia Tenggara.
Media Vietnam, Soha.vn mengungkap bahwa seluruh peserta akan dibagi ke dalam tiga pot berdasarkan peringkat FIFA.
Pot 1 dihuni tim-tim dengan ranking tertinggi seperti Thailand, Vietnam, Timnas Indonesia, serta Filipina.
Sementara itu, pot 2 diisi oleh Malaysia, Singapura, Myanmar, dan Timnas Kamboja. Adapun pot 3 ditempati oleh Laos, Brunei Darussalam, serta Timor Leste.
Dalam format yang digunakan, lima tim unggulan yaitu Thailand, Vietnam, Indonesia, Filipina, dan Malaysia akan langsung melaju ke babak perempat final.
Sementara tim lain harus melalui babak pendahuluan untuk memperebutkan tiga tiket tersisa ke fase delapan besar.
Menariknya, sistem yang digunakan sepenuhnya berbasis fase gugur. Artinya, setiap pertandingan menjadi penentu langkah tim menuju gelar juara.
Untuk kasus Indonesia, skuad Garuda hanya perlu melewati tiga laga yaitu perempat final, semifinal, dan final untuk menjadi juara.
Baca Juga: Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?
Keuntungan besar juga didapat karena Timnas Indonesia berada di pot 1, sehingga tidak akan bertemu tim kuat lain seperti Thailand atau Vietnam di babak perempat final.
Pertemuan dengan rival-rival utama baru berpotensi terjadi di semifinal FIFA ASEAN Cup 2026.
Format ini dinilai menguntungkan bagi tim asuhan John Herdman. Pasalnya, turnamen digelar dalam kalender resmi FIFA, memungkinkan Indonesia menurunkan pemain terbaik yang berkarier di Eropa seperti Jay Idzes dan Ole Romeny.
Selain itu, status resmi FIFA juga membuat setiap kemenangan di turnamen ini memiliki nilai poin yang lebih tinggi dibandingkan kompetisi regional seperti Piala AFF.
Sebelum tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia lebih dulu menghadapi Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Dalam turnamen tersebut, Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Juga Bisa Naturalisasi Produk Akademi Arsenal
-
Lolos ke Semifinal, Timnas Futsal Indonesia Sudah Capai Target di Piala AFF Futsal 2026
-
Piala AFF Futsal 2026: Indonesia akan Kesusahan Lawan Vietnam
-
Tanpa Kiper Eropa, Ini 4 Penjaga Gawang Lokal yang Siap Jadi Benteng Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Menanti Duel Panas di Semifinal: Indonesia Berpotensi Jumpa Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana