- Real Madrid tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 6-4 dari Bayern Muenchen di Allianz Arena, Rabu malam.
- Kartu merah kontroversial Eduardo Camavinga pada menit ke-86 dianggap sebagai penyebab utama kekalahan dramatis Real Madrid tersebut.
- Pelatih Alvaro Arbeloa dan pemain mengecam keputusan wasit Slavko Vincic serta menyatakan siap bertanggung jawab atas kegagalan tim.
Suara.com - Real Madrid gagal melangkah ke semifinal Liga Champions setelah disingkirkan Bayern Muenchen dengan agregat 6-4 pada Rabu (15/4) malam.
Namun, kekalahan ini menyisakan amarah besar di kubu Los Blancos yang mengecam keputusan wasit Slavko Vincic terkait kartu merah Eduardo Camavinga.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyebut pengusiran Camavinga sebagai titik balik yang menghancurkan peluang timnya.
Sementara itu, gelandang bintang Jude Bellingham tanpa ragu menyebut keputusan tersebut sebagai sebuah "lelucon".
Kronologi Petaka di Allianz Arena
Real Madrid sebenarnya tampil heroik dan sempat memimpin 3-2 di markas Bayern.
Hasil itu membuat agregat imbang 4-4 dan pertandingan tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Namun, drama terjadi pada menit ke-86.
Camavinga, yang masuk sebagai pemain pengganti, diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua.
Keputusan ini dinilai sangat kontroversial karena pelanggaran yang dilakukan dianggap terlalu minim untuk diganjar kartu merah.
Baca Juga: Arsenal Berhasil Melaju ke Semifinal Liga Champions 2025/2026
Hanya tiga menit setelah Madrid bermain dengan 10 orang, Luis Diaz mencetak gol untuk Bayern, disusul gol penutup dari Michael Olise di detik terakhir pertandingan. Madrid pun tersingkir secara dramatis.
Reaksi Keras Bellingham dan Arbeloa
Ditemui di mixed zone usai laga, Jude Bellingham tidak bisa menyembunyikan kekesalannya.
"Kartu merah itu adalah lelucon," cetusnya singkat dikutip dari ESPN, Kamis (16/4/2026).
"Dua pelanggaran [oleh Camavinga], langsung dua kartu kuning. Sangat tidak masuk akal."
Nada serupa dilontarkan Alvaro Arbeloa. Ia merasa wasit Slavko Vincic bertindak ceroboh tanpa mempertimbangkan situasi pertandingan.
Berita Terkait
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern Munich, Atletico Madrid Tantang Arsenal
-
Ukir Sejarah, Ini Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
Hasil Liga Champions: Drama 7 Gol, Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid dan Lolos ke Semifinal
-
Bungkam Real Madrid, Bayern Munich Lolos ke Semifinal Liga Champions 2025/2026
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu