Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 17 April 2026 | 19:05 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir tegaskan belum terima surat resmi FIFA soal rumor Timnas Indonesia masuk play-off tambahan Piala Dunia 2026 imbas isu mundurnya Timnas Iran. (Twitter/@Kabarhariini)
Baca 10 detik
  • Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pihaknya belum menerima surat resmi dari FIFA terkait wacana play-off tambahan Piala Dunia 2026.
  • PSSI memilih tidak berandai-andai dan menunggu kejelasan hitam di atas putih menyikapi rumor mundurnya Timnas Iran akibat isu geopolitik.
  • Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan Timnas Iran tetap akan tampil di Piala Dunia 2026, sekaligus mematikan rumor kekosongan slot peserta.

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir secara tegas enggan mengomentari lebih jauh perihal isu adanya playoff tambahan Piala Dunia 2026 sebagai respons FIFA atas situasi Iran.

Timnas Iran, terancam gagal tampil di Piala Dunia 2026 setelah negara mereka terlibat perang dengan Amerika Serikat dan sekutunya, rezim Zionis Israel.

Situasi Iran disebut-sebut membuat FIFA bakal membuat playoff khusus untuk mencari tim pengganti skuad Singa Persia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Instagram/erickthohir)

Rumor itu membuka peluang Timnas Indonesia yang sudah tersingkir, untuk kembali memiliki harapan tampil di Piala Dunia 2026.

Namun, Erick Thohir buru-buru meluruskan. PSSI disebutnya tak akan banyak komentar mengingat belum adanya hitam di atas putih perihal rumor tersebut.

Bantahan PSSI ini juga diperkuat oleh sikap Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang memastikan status Timnas Iran tetap aman terlepas dari gejolak geopolitik saat ini.

"Saya belum dapat hitam di atas putihnya dari FIFA, jadi saya tidak berani berasumsi yang tidak pasti begitu," kata Erick Thohir kepada awak media, Kamis (16/4/2026).

Pernyataan tersebut menjadi jangkar bagi federasi agar tidak terjebak dalam euforia semu yang sama sekali belum memiliki dasar hukum konkret.

Dengan belum adanya kepastian arah dari markas besar sepak bola dunia, PSSI secara institusi memutuskan untuk sekadar memantau perkembangan situasi tanpa mengambil langkah reaktif.

Baca Juga: Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?

Bantahan dari Presiden FIFA

Di tengah penantian akan kejelasan nasib tersebut, otoritas tertinggi sepak bola dunia justru memberikan pukulan telak terhadap rumor kualifikasi darurat ini.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara terbuka menjamin bahwa partisipasi negara-negara Timur Tengah, khususnya Iran, sama sekali tidak terancam pencoretan.

"Tim Iran pasti akan datang. Kami berharap pada saat itu, tentu saja, situasinya akan damai. Itu pasti akan membantu," tegas Infantino.

Deklarasi langsung dari sosok nomor satu di FIFA ini secara otomatis meredam segala spekulasi mengenai kemungkinan adanya slot kosong peserta.

Konflik Iran dan Amerika Serikat

Load More