- Jan Olde Riekerink menyayangkan laga Dewa United vs Persib di Banten International Stadium digelar tanpa penonton karena menghilangkan atmosfer tekanan yang memotivasi pemain.
- Dewa United tetap berkomitmen memberikan hiburan berkualitas dan memburu kemenangan demi misi balas dendam atas kekalahan tipis di putaran pertama lalu.
- Persib Bandung wajib meraih poin penuh tanpa bek andalan Patricio Matricardi demi mengamankan takhta klasemen dari ancaman Borneo FC di sisa musim ini.
Suara.com - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengungkapkan kekecewaannya menjelang laga krusial menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Kekecewaan juru taktik asal Belanda tersebut dipicu oleh keputusan penyelenggara yang menetapkan pertandingan di Banten International Stadium itu digelar tanpa kehadiran penonton.
Padahal, kehadiran suporter sangat dibutuhkan Dewa United sebagai energi tambahan untuk meredam ambisi Persib Bandung yang tengah berjuang mempertahankan posisi puncak klasemen.
Jan Olde Riekerink memberikan perumpamaan menarik mengenai peran penting pendukung bagi sebuah tim sepak bola profesional.
Ia menyebut pesepak bola memiliki kesamaan dengan seniman peran yang membutuhkan panggung serta atensi publik untuk memberikan performa terbaik.
Analogi Aktor di Atas Lapangan Hijau
"Kita ini seperti aktor. Aktor itu sukanya main di atas panggung, sukanya ada tekanan, dan sukanya ada penonton," ujar Riekerink pada konferensi pers jelang laga.
Baginya, atmosfer riuh di dalam stadion dan tekanan psikologis dari tribun justru menjadi bahan bakar utama bagi performa maksimal para pemain di lapangan.
Meski merasa sangat menyayangkan kondisi tersebut, Riekerink menegaskan bahwa tim asuhannya tetap harus menghormati dan menerima keputusan otoritas yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Ia memahami bahwa pasti ada alasan khusus di balik kebijakan menggelar laga tanpa penonton di markas Tangsel Warriors tersebut.
Namun, absennya suporter di tribun dipastikan tidak akan melunturkan fokus dan profesionalisme para pemain Dewa United untuk tampil impresif.
Misi Menghibur Meski Tribun Kosong
"Tugas kami adalah menghibur. Saya berharap penonton tetap bisa menikmati pertandingan dari rumah melalui atensi yang ada, karena kami akan tetap berupaya menciptakan peluang dan mencetak gol," tambahnya.
Dewa United sendiri saat ini sedang dalam grafik performa yang sangat positif dalam mengarungi putaran kedua kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Kemenangan atas tim papan atas sekelas Borneo FC serta torehan hasil sempurna dalam dua laga terakhir menjadi modal kepercayaan diri yang besar.
Tag
Berita Terkait
-
Venue Pertandingan Kontra PSIM Yogyakarta Diganti Tiba-tiba, Pelatih Persija Tetap Santai
-
Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial
-
Liga Indonesia Mundur ke September 2026, Erick Thohir Prioritaskan Timnas di Piala AFF
-
Kemenangan atas Bali United Jadi Modal Beckham Putra Hadapi Dewa United
-
Cerita Fisioterapis Persib Gerlando Santos Terpikat Bandung, Ngaku Betah dan Ingin Menetap
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan