Bola / Bola Indonesia
Senin, 20 April 2026 | 13:45 WIB
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink. [Instagram @dewaunitedfc]
Baca 10 detik
  • Jan Olde Riekerink menyayangkan laga Dewa United vs Persib di Banten International Stadium digelar tanpa penonton karena menghilangkan atmosfer tekanan yang memotivasi pemain.
  • Dewa United tetap berkomitmen memberikan hiburan berkualitas dan memburu kemenangan demi misi balas dendam atas kekalahan tipis di putaran pertama lalu.
  • Persib Bandung wajib meraih poin penuh tanpa bek andalan Patricio Matricardi demi mengamankan takhta klasemen dari ancaman Borneo FC di sisa musim ini.

Suara.com - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengungkapkan kekecewaannya menjelang laga krusial menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.

Kekecewaan juru taktik asal Belanda tersebut dipicu oleh keputusan penyelenggara yang menetapkan pertandingan di Banten International Stadium itu digelar tanpa kehadiran penonton.

Padahal, kehadiran suporter sangat dibutuhkan Dewa United sebagai energi tambahan untuk meredam ambisi Persib Bandung yang tengah berjuang mempertahankan posisi puncak klasemen.

Jan Olde Riekerink memberikan perumpamaan menarik mengenai peran penting pendukung bagi sebuah tim sepak bola profesional.

Ia menyebut pesepak bola memiliki kesamaan dengan seniman peran yang membutuhkan panggung serta atensi publik untuk memberikan performa terbaik.

Analogi Aktor di Atas Lapangan Hijau

Dewa United saat mengalahkan PSM Makassar. (Dok. ILeague)

"Kita ini seperti aktor. Aktor itu sukanya main di atas panggung, sukanya ada tekanan, dan sukanya ada penonton," ujar Riekerink pada konferensi pers jelang laga.

Baginya, atmosfer riuh di dalam stadion dan tekanan psikologis dari tribun justru menjadi bahan bakar utama bagi performa maksimal para pemain di lapangan.

Meski merasa sangat menyayangkan kondisi tersebut, Riekerink menegaskan bahwa tim asuhannya tetap harus menghormati dan menerima keputusan otoritas yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat

Ia memahami bahwa pasti ada alasan khusus di balik kebijakan menggelar laga tanpa penonton di markas Tangsel Warriors tersebut.

Namun, absennya suporter di tribun dipastikan tidak akan melunturkan fokus dan profesionalisme para pemain Dewa United untuk tampil impresif.

Misi Menghibur Meski Tribun Kosong

"Tugas kami adalah menghibur. Saya berharap penonton tetap bisa menikmati pertandingan dari rumah melalui atensi yang ada, karena kami akan tetap berupaya menciptakan peluang dan mencetak gol," tambahnya.

Dewa United sendiri saat ini sedang dalam grafik performa yang sangat positif dalam mengarungi putaran kedua kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Kemenangan atas tim papan atas sekelas Borneo FC serta torehan hasil sempurna dalam dua laga terakhir menjadi modal kepercayaan diri yang besar.

Load More