- Firman Utina melontarkan kritik tajam kepada staf pelatih yang terlibat kericuhan dalam laga EPA U-20 antara Bhayangkara FC dan Dewa United.
- Legenda Timnas ini menyindir oknum pelatih dengan kalimat "bukan preman" dan mengingatkan agar serius saat mengikuti kursus kepelatihan untuk menjaga etika.
- Insiden di Stadion Citarum dipicu oleh tendangan kungfu Fadly Alberto Hengga yang meluas hingga melibatkan kontak fisik antar staf pelatih di pinggir lapangan.
Baginya, seorang pelatih memegang tanggung jawab moral yang jauh lebih besar untuk mengajarkan nilai-nilai sportivitas daripada sekadar mengejar skor akhir.
Hingga saat ini, publik sepak bola tanah air masih menanti langkah tegas dari Komite Disiplin PSSI terkait sanksi yang akan dijatuhkan kepada para pelaku kekerasan tersebut.
Latar Belakang Insiden di Stadion Citarum
Kejadian memilukan ini menambah daftar hitam masalah disiplin dalam kompetisi Elite Pro Academy yang seharusnya menjadi oase bagi perkembangan teknis pemain masa depan.
Keterlibatan orang dewasa atau staf pelatih dalam aksi kekerasan fisik dianggap sebagai pelanggaran integritas berat yang bisa mengancam status lisensi kepelatihan mereka.
Stadion Citarum di Semarang menjadi saksi betapa rentannya kontrol emosi para pelaku olahraga di tengah tingginya tensi kompetisi kasta tertinggi untuk kelompok umur.
Berita Terkait
-
Hapus Kekerasan di Sepak Bola, I.League Dukung PSSI Hukum Berat Fadly Alberto
-
Akhirnya Muncul, Fadly Alberto Akui Dirinya Bodoh Lakukan Tendangan Kungfu
-
Bos Bhayangkara FC Bongkar Pemicu Fadly Alberto Nekat Lakukan Tendangan Kungfu
-
Pernyataan Fadly Alberto Hengga Usai Viral Lakukan Tendangan Kungfu
-
Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan