- Persib Bandung memimpin klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan 65 poin dan berpeluang meraih gelar juara hattrick musim ini.
- Borneo FC dan Persija Jakarta terus memberikan tekanan ketat kepada Persib dalam perebutan trofi hingga enam pertandingan terakhir.
- Kompetisi BRI Super League 2025/2026 menjadi liga paling kompetitif di Asia Tenggara karena kualitas tim yang sangat merata.
Motivasi tinggi untuk meraih gelar perdana diyakini akan membuat Borneo FC bangkit saat meladeni Persita Tangerang dan Persijap Jepara pada laga-laga berikutnya.
Ujian mental sesungguhnya bagi tim asal Samarinda ini adalah saat harus menantang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang dikenal sangat angker bagi tim tamu.
Jika mampu menutup kompetisi dengan kemenangan atas Malut United di laga terakhir, Borneo FC diprediksi akan mengakhiri musim dengan torehan maksimal 74 poin.
Harapan Tipis Macan Kemayoran di Sisa Musim
Persija Jakarta secara matematis masih memiliki peluang juara dengan koleksi 59 poin, meski mereka memiliki jumlah pertandingan yang lebih sedikit dibandingkan dua pesaingnya.
Pasukan Mauricio Souza hanya menyisakan lima pertandingan dan dituntut untuk tampil sempurna tanpa cela jika ingin merusak dominasi Persib dan Borneo FC di puncak.
Kemenangan atas Persis Solo dan Persijap Jepara menjadi harga mati bagi Macan Kemayoran sebelum mereka melakoni laga emosional bertajuk "Derbi Indonesia" melawan Persib Bandung.
Persija diprediksi akan mengerahkan segala kemampuan untuk membalas kekalahan di putaran pertama sekaligus membuktikan diri sebagai penguasa ibu kota di hadapan The Jakmania.
Sayangnya, potensi kehilangan poin saat bertandang ke markas Persik Kediri bisa menjadi batu sandungan yang membuat Persija hanya mampu finis dengan koleksi 72 poin di akhir musim.
Baca Juga: Persib Bandung Resmi Layangkan Surat Protes Usai Laga Kontra Dewa United, Ini Isinya
Dinamika Kompetisi yang Lebih Kompetitif dibanding Tetangga
Siapa pun yang nantinya keluar sebagai kampiun, BRI Super League 2025/2026 telah membuktikan dirinya sebagai salah satu kompetisi paling kompetitif di Asia Tenggara.
Persib Bandung yang sangat dominan dalam beberapa musim terakhir pun terbukti tidak bisa melenggang dengan mudah karena terus ditekan oleh konsistensi tim lain hingga pekan terakhir.
Kondisi ini sangat berbeda dengan liga-liga di negara tetangga seperti Malaysia yang didominasi oleh Johor Darul Ta’zim atau Thailand yang dikuasai secara mutlak oleh Buriram United.
Sengitnya persaingan poin hingga pertandingan penutup menjadi bukti bahwa kualitas tim-tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sudah semakin merata dan sulit diprediksi.
Berita Terkait
-
Peluang Juara Persija Semakin Kecil, Mauricio Souza Beberkan Masalah Tim
-
PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif
-
Terancam di Thailand, Pratama Arhan Santer Dikabarkan Jadi Incaran Klub Super League
-
Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto
-
Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi