- Arema FC akan menghadapi Persib Bandung dalam laga BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026).
- Pelatih Marcos Santos menginstruksikan skuad Arema FC untuk mengandalkan kekuatan kolektif demi meredam kualitas individu pemain kunci Persib Bandung.
- Pertandingan ini menjadi krusial bagi Arema FC untuk meraih kemenangan sekaligus memperbaiki posisi mereka di peringkat kesebelas klasemen sementara.
Suara.com - Duel panas akan tersaji saat Arema FC menantang Persib Bandung pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026) malam.
Pertandingan diprediksi berlangsung sengit mengingat kualitas kedua tim yang sama-sama kompetitif.
Di atas kertas, Persib memiliki skuad bertabur pemain berkualitas di hampir semua lini. Namun, pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyiapkan pendekatan berbeda untuk meredam kekuatan lawan.
Andalkan Kekuatan Kolektif
Marcos memilih mengandalkan kolektivitas tim ketimbang bertumpu pada kualitas individu.
"Saya rasa Persib adalah tim yang sangat kuat, tetapi tim kami juga kuat. Kami punya tim berpengalaman, dengan pemain yang sudah melalui banyak kompetisi dan meraih prestasi," kata Marcos Santos kepada awak media.
Pelatih asal Brasil itu juga mewaspadai sejumlah pemain kunci Persib yang dinilai bisa menjadi ancaman.
"Saya juga tahu Ramon Tanque. Selain itu, ada Berguinho, penyerang dengan kemampuan dribel yang baik dan menjadi salah satu yang terbaik dalam hal assist," ujarnya.
Meski demikian, Marcos menegaskan kekuatan utama Arema terletak pada kerja sama tim.
Baca Juga: Akui Joel Vinicius Berkualitas, Persib Bandung Tetap Pede Hadapi Arema FC
"Menurut saya, kekuatan utama Arema FC ada pada kolektivitas tim," tegasnya.
Misi Perbaiki Posisi
Pendekatan tersebut diyakini menjadi senjata utama untuk menghadapi Persib yang memiliki kedalaman skuad merata.
Dalam laga bertekanan tinggi seperti ini, soliditas dan kerja sama antarpemain berpotensi menjadi penentu hasil akhir.
Selain memburu kemenangan, Arema FC juga mengusung misi memperbaiki posisi di klasemen sementara. Saat ini, Singo Edan berada di peringkat ke-11 dengan koleksi 38 poin.
Berita Terkait
-
Marcos Santos Waspadai Rekor Sempurna Persib di GBLA, Arema FC Tetap Bidik Kemenangan
-
Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah
-
Surplus Striker Persib Bandung, Bojan Hodak Pusing Tentukan Penyerang Lawan Arema FC
-
Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Lempar Analogi Pistol Soal Persaingan Gelar
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi