Bola / Bola Indonesia
Minggu, 26 April 2026 | 19:16 WIB
Cahya Supriadi tampil gemilang saat PSIM menahan Persija 1-1. Penyelamatan penalti membuatnya meraih MOTM dan pujian dari Jean-Paul van Gastel. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)
Baca 10 detik
  • Kiper Cahya Supriadi membawa PSIM Yogyakarta menahan imbang Persija Jakarta 1-1 dalam laga Super League pada Rabu (22/4/2026).
  • Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Cahya menggagalkan tendangan penalti lawan sehingga PSIM meraih satu poin penting.
  • Berkat penampilan impresif tersebut, Cahya meraih gelar pemain terbaik dan mendapat apresiasi tinggi dari pelatih Jean-Paul van Gastel.

Terus Belajar dari Kesalahan

Van Gastel mengingatkan bahwa perjalanan pemain muda selalu diwarnai proses belajar, termasuk dari kesalahan.

"Ketika penjaga gawang membuat kesalahan, biasanya berujung gol. Namun, dia harus belajar, menjadikannya pelajaran, dan terus melangkah maju," tegasnya.

Menurut Van Gastel, Cahya menunjukkan perkembangan yang signifikan sepanjang musim.

"Perlahan-lahan, dia menjadi lebih dewasa. Membuat kesalahan adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih baik," pungkasnya.

Hasil imbang ini membuat Persija gagal memangkas jarak dengan para pesaing di papan atas. Sementara bagi PSIM, tambahan satu poin semakin memperkuat posisi mereka di papan tengah klasemen.

Load More