- FIFA menetapkan tarif parkir laga Piala Dunia 2026 di Miami Stadium dengan harga fantastis hingga 249,99 dolar AS.
- Suporter wajib membeli slot parkir secara daring dengan ketentuan satu tiket pertandingan hanya berlaku untuk satu kendaraan.
- Pemerintah Miami-Dade menyediakan layanan shuttle gratis sebagai alternatif bagi penonton karena kebijakan harga yang memicu kritik luas.
Suara.com - FIFA menuai sorotan setelah menetapkan tarif parkir fantastis untuk laga-laga Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami.
Harga satu slot parkir bahkan mencapai 249,99 dolar AS atau sekitar Rp4 juta per kendaraan.
Tarif tersebut berlaku untuk beberapa pertandingan besar yang digelar di stadion yang sementara akan berganti nama menjadi Miami Stadium selama turnamen berlangsung.
Harga parkir termurah pun tetap tinggi, yakni 175 dolar AS atau sekitar Rp2,8 juta.
FIFA juga diketahui menaikkan harga parkir lebih dari 100 dolar AS dibandingkan tarif yang sempat diumumkan pada musim gugur tahun lalu.
Tak hanya mahal, suporter juga diwajibkan membeli parkir lebih dulu secara online dan menunjukkan bukti tiket pertandingan.
Setiap pemegang tiket hanya diperbolehkan membeli satu slot parkir.
Parkir langsung di lokasi pada hari pertandingan tidak akan tersedia.
Bahkan, sebagian area parkir mengharuskan penonton berjalan hingga 0,45 mil atau sekitar 700 meter menuju gerbang stadion.
Baca Juga: FIFA Guyur Rp14 Triliun untuk Piala Dunia 2026, Negara Peserta Ketiban Durian Runtuh
Sebagai alternatif, pemerintah Miami-Dade menyiapkan layanan shuttle gratis bagi pemegang tiket dari empat titik penjemputan menuju stadion.
FIFA membela kebijakan harga tinggi tersebut dengan menyebut tarif ditentukan berdasarkan kondisi pasar lokal serta perbandingan dengan acara besar lain di tiap kota tuan rumah.
“Pendapatan yang dihasilkan akan diinvestasikan kembali ke dalam sepak bola,” tulis FIFA dalam penjelasan resminya.
Selain parkir, harga tiket pertandingan di Miami juga melonjak tajam di pasar sekunder.
Tiket laga Skotlandia vs Brasil misalnya dilaporkan dijual hingga lebih dari 2.100 dolar AS.
Kebijakan ini memicu kritik dari suporter yang menilai biaya menonton langsung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat semakin tidak ramah bagi fans biasa.
Berita Terkait
-
FIFA Guyur Rp14 Triliun untuk Piala Dunia 2026, Negara Peserta Ketiban Durian Runtuh
-
Iran Absen di Rapat FIFA karena Masalah Visa, Keikutsertaan di Piala Dunia 2026 Masih Tanda Tanya
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran
-
Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim