Bola / Bola Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 08:07 WIB
Tim Nasional Iran resmi menetapkan Kino Sports Complex, Tucson, Arizona, sebagai pusat pemusatan latihan (training camp) mereka dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026. [Wanaen.com]
Baca 10 detik
  • Delegasi Iran absen dalam pertemuan FIFA di Kanada karena terkendala masalah visa masuk negara tuan rumah.
  • Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat mempersulit akses visa bagi para pejabat federasi sepak bola Iran.
  • Meskipun terdapat polemik visa, otoritas sepak bola tetap optimistis Iran dapat berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026.

Suara.com - Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 kembali diselimuti ketidakpastian setelah federasi sepak bola Iran absen dalam pertemuan penting FIFA di Vancouver, Kanada, akibat persoalan visa.

Menurut laporan The Athletic, absennya delegasi Iran dari pertemuan para petinggi sepak bola Asia yang dipimpin Presiden FIFA, Gianni Infantino, disebabkan kendala visa masuk ke negara tuan rumah agenda FIFA tersebut.

Masalah ini memunculkan kekhawatiran bahwa Iran juga berpotensi tidak hadir dalam FIFA Congress yang dijadwalkan berlangsung Kamis mendatang.

Meski demikian, Sekretaris Jenderal AFC Windsor John masih menunjukkan optimisme. Ia yakin Timnas Iran akan hadir di Piala Dunia 2026.

Situasi visa Iran memang telah menjadi sorotan sejak akhir tahun lalu, ketika pejabat negara itu kesulitan memperoleh visa untuk menghadiri undian grup Piala Dunia di Washington DC.

Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir turut memperumit situasi.

Bahkan, Iran sempat melobi FIFA agar seluruh laga fase grup mereka dipindahkan ke Meksiko, namun permintaan itu ditolak.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya juga sempat melontarkan komentar kontroversial terkait kehadiran Iran di turnamen tersebut.

“Tim nasional Iran diterima di Piala Dunia, tetapi saya tidak yakin tepat mereka berada di sana demi keselamatan mereka sendiri,” tulis Trump di media sosial.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tembus USD 110, Diprediksi Bisa Capai 120 Dolar AS

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, memastikan atlet dan staf inti akan mendapat jaminan keamanan, tetapi belum menjamin akses penuh bagi seluruh delegasi Iran seperti pejabat federasi, jurnalis, dan pelatih tambahan.

Di tengah polemik tersebut, Infantino menyerukan persatuan melalui sepak bola.

“Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa bersatu dari seluruh penjuru dunia dalam lingkungan damai,” ujar Infantino.

Iran sendiri tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 dan dijadwalkan menghadapi Selandia Baru, Mesir dan Belgia.

Load More