- Pemain Fadly Alberto melakukan tindakan tidak pantas saat membela Bhayangkara FC melawan Dewa United di ajang Elite Pro Academy.
- Pelatih Nova Arianto masih membuka peluang bagi Fadly Alberto untuk kembali ke tim nasional setelah menjalani proses evaluasi.
- Tim pelatih saat ini menunggu keputusan sanksi dari Komite Disiplin PSSI sebelum menentukan langkah profesional terhadap masa depan pemain.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, masih membuka peluang bagi Fadly Alberto untuk kembali mendapat kesempatan setelah melakukan pelanggaran disiplin di ajang Elite Pro Academy (EPA).
Nova menilai usia Fadly yang masih muda membuatnya memiliki ruang untuk memperbaiki diri, meski tetap menyesalkan tindakan yang dilakukan pemain tersebut.
Sebagaimana diketahui, Fadly Alberto melakukan tindakan tidak pantas saat memperkuat Bhayangkara FC dalam pertandingan EPA Super League 2025/2026 melawan Dewa United. Aksi tendangan keras yang dilakukannya menjadi sorotan dan viral di media sosial.
Saat ini, Fadly masih menunggu keputusan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait sanksi yang akan dijatuhkan.
"Ya, kami semua tahu situasi yang dialami Alberto dan saya sangat menyayangkan hal tersebut," kata Nova Arianto di kawasan Senayan, Jakarta.
Nova Tunggu Keputusan Komdis PSSI
Nova menegaskan bahwa dirinya tidak membenarkan tindakan Fadly. Namun, ia berharap insiden tersebut dapat menjadi pelajaran penting bagi pemain muda tersebut.
Menurutnya, selain kualitas teknis, sikap dan kedisiplinan pemain akan menjadi pertimbangan utama dalam pemanggilan ke tim nasional.
"Tetapi saya tidak mewajarkan. Alberto adalah pemain muda dan saya pikir ini menjadi pelajaran yang baik untuknya," ujarnya.
Baca Juga: Bukan Hanya Fadly Alberto Hengga, Jejak Kekerasan Juga Menyeret Pemain Muda Ini
Nova juga menegaskan bahwa tim pelatih akan memprioritaskan pemain yang memiliki sikap profesional dan disiplin.
"Ke depan, tim nasional akan memanggil pemain yang tidak hanya memiliki kualitas, tetapi juga attitude yang baik," tambahnya.
Hingga saat ini, pihak tim pelatih masih menunggu hasil keputusan Komdis PSSI sebelum menentukan langkah selanjutnya terkait peluang Fadly kembali dipanggil ke Timnas Indonesia.
Jika sanksi yang dijatuhkan tidak terlalu berat, peluang Fadly untuk kembali mendapatkan kesempatan tetap terbuka.
"Kami masih menunggu hasil dari Komdis. Setelah itu baru kami melihat situasinya ke depan," pungkas Nova.
Berita Terkait
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Nasib Fadly Alberto: Antara Ancaman Sanksi Berat dan Mimpi Lanjutkan Karier
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung